Gaji Teller Bank Terbaru 2026: BRI, BCA, BNI, Mandiri, hingga BSI
Cari tahu gaji teller bank terbaru di Indonesia, mulai dari BRI, BCA, BNI, Mandiri, hingga BSI beserta tunjangan dan benefitnya.
Table of Contents
- Apa Itu Teller Bank?
- Rata-Rata Gaji Teller Bank di Indonesia
- Gaji Teller di Berbagai Bank
- Gaji Teller Bank Berdasarkan Lokasi
- Tunjangan dan Benefit Teller bank
- Faktor yang Memengaruhi Besaran Gaji Teller Bank
- Skill yang Harus Dimiliki Teller Bank
- Cara Menentukan Gaji Teller Bank yang Ideal
- Hitung & Kirim Gaji Teller bank Lebih Akurat & Praktis lewat KantorKu HRIS!
Table of Contents
- Apa Itu Teller Bank?
- Rata-Rata Gaji Teller Bank di Indonesia
- Gaji Teller di Berbagai Bank
- Gaji Teller Bank Berdasarkan Lokasi
- Tunjangan dan Benefit Teller bank
- Faktor yang Memengaruhi Besaran Gaji Teller Bank
- Skill yang Harus Dimiliki Teller Bank
- Cara Menentukan Gaji Teller Bank yang Ideal
- Hitung & Kirim Gaji Teller bank Lebih Akurat & Praktis lewat KantorKu HRIS!
Gaji teller bank menjadi salah satu topik yang paling sering dicari oleh Anda yang tertarik bekerja di industri perbankan atau sedang menyusun strategi pengelolaan SDM di perusahaan.
Profesi teller sendiri dikenal sebagai garda depan layanan bank yang berhubungan langsung dengan nasabah setiap hari.
Dalam praktiknya, posisi ini tidak hanya soal melayani transaksi, tetapi juga berkaitan dengan tanggung jawab akurasi, keamanan uang tunai, serta kepatuhan terhadap prosedur operasional perbankan.
Karena itu, besaran gaji teller bank bisa berbeda tergantung bank, lokasi, dan pengalaman kerja.
Nah, artikel ini akan membahas secara lengkap mulai dari kisaran gaji, perbedaan antar bank, hingga faktor yang memengaruhi besaran gaji teller bank di Indonesia. Mari simak selengkapnya!
Apa Itu Teller Bank?

Teller bank adalah petugas operasional yang bertugas melayani transaksi keuangan nasabah secara langsung di kantor cabang bank. Posisi ini termasuk salah satu entry-level yang paling umum di industri perbankan.
Secara umum, tugas teller meliputi:
- Melayani setor dan tarik tunai
- Memproses transfer antar rekening
- Menangani pembayaran tagihan
- Memastikan keaslian uang dan dokumen
- Memberikan informasi dasar layanan bank kepada nasabah
Selain itu, menurut prinsip dasar perbankan yang diatur dalam berbagai regulasi seperti Basel Committee on Banking Supervision, fungsi operasional frontliner seperti teller harus menjaga akurasi transaksi dan mitigasi risiko operasional.
Baca Juga: Gaji Karyawan Bank di Indonesia 2026: Teller, CS, hingga Manajer
Rata-Rata Gaji Teller Bank di Indonesia
Gaji teller bank di Indonesia secara umum berada pada kisaran UMR hingga sedikit di atasnya, tergantung pada lokasi kerja, kebijakan bank, serta pengalaman karyawan yang bersangkutan.
Secara rata-rata, kisaran gaji teller bank di Indonesia adalah sebagai berikut:
- Fresh graduate: Rp3.000.000 – Rp5.000.000 per bulan
- Teller berpengalaman: Rp5.000.000 – Rp7.500.000 per bulan
Secara nasional, rata-rata gaji teller bank berada di kisaran Rp4.180.000 hingga Rp4.750.000 per bulan. Namun, angka ini tetap sangat bergantung pada skala bank, lokasi kantor cabang, serta masa kerja karyawan di posisi tersebut.
Faktor lokasi juga sangat berpengaruh, misalnya gaji teller bank di Jakarta cenderung lebih tinggi dibanding daerah lain karena menyesuaikan biaya hidup dan standar UMP yang berlaku.
Selain itu, posisi teller bank juga umumnya mendapatkan tambahan kompensasi seperti tunjangan, bonus kinerja, hingga THR. Dengan adanya variasi tersebut, perusahaan perlu memastikan perhitungan gaji dilakukan secara akurat dan konsisten.
Tidak heran, banyak HR kini mulai menggunakan software payroll, software payroll Indonesia, atau aplikasi perhitungan gaji karyawan untuk membantu proses penggajian agar lebih efisien dan minim kesalahan.
KantorKu HRIS bantu kelola absensi, payroll, cuti, slip gaji, dan BPJS dalam satu aplikasi.
Gaji Teller di Berbagai Bank

Besaran gaji teller bank di Indonesia dapat berbeda tergantung jenis bank, skala bisnis, hingga lokasi kerja. Hal ini membuat gaji teller bank BUMN, swasta, maupun bank daerah memiliki rentang yang tidak sama, meskipun masih berada di kisaran industri perbankan yang mirip.
Berikut gambaran gaji teller di berbagai bank besar di Indonesia:
1. Gaji Teller Bank BRI
Gaji teller Bank BRI dikenal cukup stabil karena mengikuti struktur BUMN yang terstandarisasi. Untuk gaji teller Bank BRI Jakarta biasanya cenderung lebih tinggi dibanding daerah lain karena menyesuaikan UMP dan biaya hidup.
Status kepegawaian seperti kontrak atau program BRILiaN Internship juga memengaruhi besaran penghasilan.
- Estimasi gaji: Rp3.500.000 – Rp7.000.000 per bulan
2. Gaji Teller Bank Mandiri
Gaji teller Bank Mandiri berada pada kategori kompetitif di antara bank BUMN lainnya. Untuk posisi entry-level, gaji teller Bank Mandiri biasanya mengikuti UMR wilayah, lalu ditambah tunjangan seperti penampilan dan selisih kas.
Dengan sistem ini, gaji teller Bank Mandiri tetap konsisten di berbagai kota besar di Indonesia.
- Estimasi gaji: Rp4.500.000 – Rp6.000.000 per bulan
3. Gaji Teller Bank BCA
Gaji teller Bank BCA sering menjadi perhatian karena bank ini termasuk swasta besar dengan sistem rekrutmen Magang Bakti BCA. Untuk fresh graduate, gaji awal biasanya berupa uang saku, namun setelah menjadi karyawan tetap, nominalnya meningkat cukup signifikan.
Secara umum, gaji teller bank BCA termasuk salah satu yang kompetitif di industri.
- Estimasi gaji: Rp5.000.000 – Rp6.500.000 per bulan
4. Gaji Teller Bank BNI
Gaji teller Bank BNI termasuk stabil karena mengikuti standar BUMN dengan penyesuaian regional.
Banyak pencari kerja mencari informasi seperti gaji teller bank BNI atau bahkan gaji teller bank lulusan SMA, karena BNI masih membuka peluang untuk berbagai latar belakang pendidikan melalui program rekrutmen tertentu.
- Estimasi gaji: Rp3.500.000 – Rp5.000.000 per bulan
5. Gaji Teller Bank Danamon
Gaji teller Bank Danamon berada di kisaran industri bank swasta nasional yang cukup stabil. Sistem pengupahan disesuaikan dengan regulasi ketenagakerjaan serta beban kerja transaksi harian.
Untuk posisi ini, gaji teller bank swasta seperti Danamon umumnya mengikuti standar kompetitif di sektor perbankan.
- Estimasi gaji: Rp4.000.000 – Rp4.800.000 per bulan
6. Gaji Teller Bank Syariah Indonesia (BSI)
Gaji teller Bank Syariah Indonesia (BSI) cukup kompetitif karena merupakan hasil merger tiga bank syariah BUMN. Untuk gaji teller bank syariah, nominalnya relatif setara dengan bank BUMN lain, dengan sistem kerja berbasis prinsip syariah.
BSI juga sering menjadi referensi untuk gaji teller bank tertinggi di kategori bank syariah di Indonesia.
- Estimasi gaji: Rp3.500.000 – Rp5.000.000 per bulan
7. Gaji Teller Bank BTN
Gaji teller Bank BTN berada di kisaran stabil dengan tambahan insentif tertentu sesuai beban kerja. Karena fokus pada sektor perumahan, aktivitas transaksi tetap tinggi sehingga mendukung struktur gaji teller bank BTN yang kompetitif.
- Estimasi gaji: Rp3.500.000 – Rp5.200.000 per bulan
8. Gaji Teller Bank CIMB Niaga
Gaji teller Bank CIMB Niaga termasuk kompetitif di kategori bank swasta besar. Di kota-kota besar, gaji teller bank CIMB Niaga bisa lebih tinggi karena tambahan insentif dari aktivitas cross-selling produk perbankan.
- Estimasi gaji: Rp4.000.000 – Rp4.400.000 per bulan
9. Gaji Teller Bank Permata
Gaji teller Bank Permata mengikuti standar industri perbankan modern yang terus menyesuaikan tren pasar. Selain gaji pokok, sistem kerja yang menekankan service excellence juga memengaruhi struktur kompensasi.
- Estimasi gaji: Rp4.000.000 – Rp4.400.000 per bulan
10. Gaji Teller Bank BPD (Bank Pembangunan Daerah)
Gaji teller Bank Pembangunan Daerah (BPD) sangat bervariasi tergantung wilayah, seperti Bank DKI, Bank Jateng, atau Bank Jatim. Karena mengikuti UMR daerah, gaji teller bank di daerah ini bisa berbeda cukup jauh antar provinsi.
Di beberapa daerah dengan PAD tinggi, gaji teller bank BPD bahkan bisa mendekati bank BUMN nasional.
- Estimasi gaji: Rp3.200.000 – Rp5.500.000 per bulan
Baca Juga: Gaji Banker di Indonesia untuk Semua Posisi di Bank BUMN & Swasta
Gaji Teller Bank Berdasarkan Lokasi
Selain jenis bank, lokasi kerja juga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi besaran gaji teller bank. Perbedaan ini umumnya dipengaruhi oleh biaya hidup, Upah Minimum Provinsi (UMP), serta kebutuhan tenaga kerja di masing-masing daerah.
Berikut gambaran kisaran gaji teller bank berdasarkan lokasi di Indonesia:
| Lokasi | Kisaran Gaji Teller Bank per Bulan |
| DKI Jakarta | Rp5.100.000 – Rp7.000.000 |
| Surabaya | Rp4.800.000 – Rp6.200.000 |
| Batam | Rp4.600.000 – Rp5.900.000 |
| Jayapura | Rp4.500.000 – Rp6.000.000 |
| Balikpapan | Rp4.200.000 – Rp5.800.000 |
| Bandung | Rp3.800.000 – Rp5.300.000 |
| Medan | Rp3.800.000 – Rp5.200.000 |
| Denpasar | Rp3.800.000 – Rp5.000.000 |
| Makassar | Rp3.600.000 – Rp5.000.000 |
| Palembang | Rp3.600.000 – Rp4.900.000 |
| Manado | Rp3.600.000 – Rp4.800.000 |
| Semarang | Rp3.500.000 – Rp4.800.000 |
| Banjarmasin | Rp3.500.000 – Rp4.700.000 |
| Pontianak | Rp3.400.000 – Rp4.600.000 |
| Yogyakarta | Rp3.000.000 – Rp4.300.000 |
KantorKu HRIS bantu kelola absensi, payroll, cuti, slip gaji, dan BPJS dalam satu aplikasi.
Tunjangan dan Benefit Teller bank
Selain gaji pokok, teller bank umumnya juga mendapatkan berbagai tunjangan dan benefit sebagai bagian dari paket kompensasi. Fasilitas ini diberikan untuk mendukung kesejahteraan karyawan sekaligus meningkatkan produktivitas dalam melayani transaksi nasabah setiap hari.
Beberapa tunjangan dan benefit yang umum diberikan antara lain:
1. Tunjangan Kesehatan
Sebagian besar bank menyediakan fasilitas kesehatan sebagai bentuk perlindungan bagi karyawannya. Benefit ini membantu teller memperoleh layanan kesehatan tanpa harus menanggung seluruh biaya secara mandiri.
Bentuk tunjangan kesehatan yang biasanya diberikan meliputi:
- BPJS Kesehatan
- Asuransi kesehatan swasta (sesuai kebijakan bank)
- Fasilitas rawat jalan dan rawat inap
- Medical check-up berkala pada beberapa bank
2. BPJS Ketenagakerjaan
Selain perlindungan kesehatan, teller bank juga berhak memperoleh jaminan sosial ketenagakerjaan sesuai ketentuan yang berlaku. Program ini bertujuan memberikan perlindungan selama masa kerja hingga persiapan memasuki masa pensiun.
Manfaat yang umumnya diberikan meliputi:
- Jaminan Hari Tua (JHT)
- Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)
- Jaminan Kematian (JKM)
- Jaminan Pensiun (JP)
Baca Juga: 6 Program BPJS Ketenagakerjaan & Manfaatnya untuk Karyawan, Wajib Tahu!
3. Tunjangan Makan dan Transportasi
Karena teller bekerja secara langsung di kantor cabang dengan jam operasional yang telah ditentukan, banyak bank memberikan tunjangan makan dan transportasi untuk mendukung aktivitas kerja sehari-hari.
Bentuk fasilitas yang diberikan dapat berupa:
- Uang makan harian atau bulanan
- Tunjangan transportasi
- Uang lembur sesuai kebijakan perusahaan
4. Bonus Kinerja
Beberapa bank memberikan bonus berdasarkan pencapaian individu maupun kinerja kantor cabang. Meskipun teller bukan posisi yang berorientasi pada penjualan, kontribusi terhadap kualitas pelayanan dan ketepatan transaksi juga menjadi bagian dari penilaian.
Bonus biasanya mempertimbangkan:
- Evaluasi KPI karyawan
- Akurasi dalam memproses transaksi
- Kedisiplinan dan kehadiran
- Kinerja kantor cabang secara keseluruhan
5. Tunjangan Hari Raya (THR)
Sebagai karyawan tetap maupun karyawan yang memenuhi persyaratan sesuai peraturan, teller bank berhak menerima Tunjangan Hari Raya (THR). Pemberian THR mengacu pada ketentuan pemerintah dan biasanya diberikan menjelang hari raya keagamaan.
6. Pelatihan dan Pengembangan Karier
Selain benefit finansial, banyak bank juga menyediakan program pengembangan kompetensi bagi teller. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan pelayanan, operasional perbankan, hingga mempersiapkan jenjang karier ke posisi yang lebih tinggi.
Program yang umumnya tersedia antara lain:
- Pelatihan layanan nasabah (service excellence)
- Pelatihan operasional perbankan
- Sertifikasi internal
- Program pengembangan karier ke customer service, supervisor, atau posisi lainnya
Baca Juga: 13 Jenis Tunjangan Karyawan, Contoh serta Aturan Perhitungan sesuai UU
Faktor yang Memengaruhi Besaran Gaji Teller Bank

Besaran gaji teller bank tidak ditentukan secara sembarangan. Setiap bank memiliki kebijakan remunerasi yang disesuaikan dengan kebutuhan operasional, tingkat tanggung jawab pekerjaan, serta kondisi pasar tenaga kerja.
Oleh karena itu, nominal gaji teller bank bisa berbeda meskipun posisi yang dijabat sama. Berikut beberapa faktor yang paling memengaruhi besaran gaji teller bank.
1. Pengalaman Kerja
Semakin lama pengalaman kerja seorang teller, semakin tinggi pula kemampuan dalam menangani transaksi, mengelola uang tunai, dan memberikan pelayanan kepada nasabah.
Karena itu, teller yang telah memiliki pengalaman beberapa tahun umumnya memperoleh gaji lebih tinggi dibandingkan karyawan yang baru bergabung.
2. Lokasi Kerja
Lokasi penempatan menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi besaran gaji. Misalnya, gaji teller bank di Jakarta umumnya lebih tinggi dibandingkan daerah lain karena menyesuaikan biaya hidup dan standar UMP setempat.
Bank juga mempertimbangkan kondisi pasar tenaga kerja di setiap wilayah saat menentukan struktur penggajian.
3. Jenis dan Skala Bank
Setiap bank memiliki kemampuan finansial dan kebijakan kompensasi yang berbeda. Oleh karena itu, gaji teller bank BUMN, bank swasta, maupun bank syariah bisa memiliki kisaran yang tidak sama.
Selain itu, bank dengan jaringan yang lebih luas umumnya memiliki struktur remunerasi dan jenjang karier yang lebih terorganisir.
4. Status Kepegawaian
Besaran gaji juga dipengaruhi oleh status kepegawaian, seperti karyawan tetap, kontrak, atau peserta program magang.
Pada beberapa bank, teller yang telah diangkat menjadi karyawan tetap biasanya memperoleh paket kompensasi dan benefit yang lebih lengkap dibandingkan pegawai kontrak.
5. Kinerja Karyawan
Sebagian bank menerapkan sistem evaluasi kinerja sebagai salah satu dasar pemberian bonus atau penyesuaian kompensasi. Penilaian ini biasanya mengacu pada akurasi transaksi, kedisiplinan, hingga kualitas pelayanan kepada nasabah.
Karena itu, teller dengan performa yang konsisten berpeluang memperoleh penghasilan yang lebih tinggi dibandingkan rekan kerja dengan kinerja yang belum optimal.
Baca Juga: 15 Contoh Tunjangan Tetap & Aturannya di Indonesia
Skill yang Harus Dimiliki Teller Bank
Selain memahami prosedur operasional perbankan, teller juga dituntut memiliki kombinasi hard skill dan soft skill yang baik. Kedua jenis kemampuan ini sama-sama penting untuk memastikan transaksi berjalan akurat, aman, dan memberikan pengalaman terbaik bagi nasabah.
Hard Skill
Hard skill merupakan kemampuan teknis yang dibutuhkan teller dalam menjalankan pekerjaan sehari-hari, terutama yang berkaitan dengan transaksi keuangan dan operasional bank.
- Kemampuan Menghitung dengan Cepat dan Akurat: Teller harus mampu menghitung uang tunai dan memverifikasi nominal transaksi dengan teliti untuk meminimalkan kesalahan.
- Pengoperasian Sistem Perbankan: Teller perlu memahami cara menggunakan sistem core banking, mesin penghitung uang, serta perangkat pendukung transaksi lainnya.
- Pemahaman Produk Perbankan: Teller perlu mengetahui berbagai produk seperti tabungan, giro, deposito, hingga layanan transfer agar dapat memberikan informasi yang tepat kepada nasabah.
- Administrasi dan Pengelolaan Dokumen: Teller harus mampu mengelola dokumen transaksi sesuai prosedur serta menjaga kelengkapan administrasi.
- Pemahaman Regulasi Perbankan: Teller perlu memahami standar operasional (SOP), kebijakan internal, dan prinsip kepatuhan agar setiap transaksi dilakukan sesuai aturan.
Soft Skill
Selain kemampuan teknis, teller juga membutuhkan soft skill untuk memberikan pelayanan yang profesional sekaligus membangun kepercayaan nasabah.
- Komunikasi yang Baik: Teller harus mampu menjelaskan informasi kepada nasabah dengan jelas, sopan, dan mudah dipahami.
- Ketelitian: Ketelitian sangat penting untuk mengurangi risiko kesalahan dalam menghitung uang maupun memproses transaksi.
- Pelayanan Nasabah (Customer Service): Teller perlu memberikan pelayanan yang ramah, responsif, dan berorientasi pada kepuasan nasabah.
- Manajemen Waktu: Teller harus mampu melayani banyak transaksi secara efisien tanpa mengurangi ketelitian dan kualitas pelayanan.
- Integritas dan Tanggung Jawab: Teller dituntut menjaga kejujuran, kerahasiaan data nasabah, serta bertanggung jawab terhadap setiap transaksi yang diproses.
Cara Menentukan Gaji Teller Bank yang Ideal
Menentukan gaji teller bank yang ideal tidak hanya mempertimbangkan standar pasar, tetapi juga harus disesuaikan dengan kebutuhan bisnis dan kemampuan perusahaan.
Dengan perhitungan yang tepat, perusahaan dapat menawarkan kompensasi yang kompetitif sekaligus menjaga efisiensi biaya operasional.
1. Sesuaikan dengan UMP dan Kondisi Pasar
Pastikan gaji teller bank mengacu pada Upah Minimum Provinsi (UMP) yang berlaku serta kisaran gaji di industri perbankan agar tetap kompetitif dalam menarik dan mempertahankan karyawan.
2. Pertimbangkan Lokasi Penempatan
Besaran gaji sebaiknya disesuaikan dengan lokasi kerja karena biaya hidup dan tingkat persaingan tenaga kerja di setiap daerah berbeda, seperti gaji teller bank di Jakarta yang umumnya lebih tinggi dibandingkan kota lainnya.
3. Evaluasi Pengalaman dan Tanggung Jawab
Teller yang memiliki pengalaman lebih lama atau menangani tanggung jawab yang lebih kompleks umumnya layak memperoleh kompensasi yang lebih tinggi dibandingkan karyawan baru.
4. Perhitungkan Tunjangan dan Benefit
Selain gaji pokok, perusahaan juga perlu memperhitungkan komponen lain seperti tunjangan, bonus, dan fasilitas kerja agar total kompensasi yang diterima karyawan lebih kompetitif.
5. Gunakan Sistem Payroll yang Terintegrasi
Agar proses penghitungan gaji lebih akurat, banyak perusahaan kini memanfaatkan software payroll, software payroll Indonesia, atau aplikasi perhitungan gaji karyawan yang dapat mengotomatisasi payroll sekaligus mengurangi risiko kesalahan administrasi.
6. Lakukan Evaluasi Gaji Secara Berkala
Meninjau struktur gaji secara berkala membantu perusahaan menyesuaikan kompensasi dengan perkembangan pasar, kinerja karyawan, serta kondisi bisnis yang terus berubah.
Hitung & Kirim Gaji Teller bank Lebih Akurat & Praktis lewat KantorKu HRIS!
Menentukan besaran gaji teller bank yang kompetitif merupakan langkah awal dalam membangun sistem kompensasi yang baik.
Namun, proses payroll tidak berhenti sampai di situ karena perusahaan juga perlu menghitung berbagai komponen seperti tunjangan, lembur, BPJS, pajak, hingga bonus secara akurat pada setiap periode penggajian.
Untuk membantu proses tersebut, Anda dapat menggunakan KantorKu HRIS sebagai software payroll Indonesia yang membantu mengelola payroll, absensi, KPI, hingga administrasi SDM dalam satu sistem yang terintegrasi.

Dengan menggunakan aplikasi HRIS, proses penggajian menjadi lebih praktis, cepat, dan minim kesalahan karena seluruh data karyawan dapat dikelola secara otomatis tanpa perlu pengolahan manual yang berulang.
Berikut beberapa fitur unggulan yang bisa Anda manfaatkan:
- Perhitungan gaji otomatis: Menghitung gaji, tunjangan, lembur, BPJS, pajak, hingga potongan lainnya secara otomatis.
- Terintegrasi dengan absensi: Data kehadiran karyawan langsung tersinkron ke sistem payroll sehingga perhitungan gaji lebih akurat.
- Pengelolaan KPI dan data karyawan: Memudahkan HR memantau performa sekaligus mengelola seluruh administrasi SDM dalam satu dashboard.
- Slip gaji digital: Karyawan dapat mengakses rincian gaji secara online dengan lebih mudah, cepat, dan transparan.
- Proses payroll lebih efisien: Membantu HR menghemat waktu administrasi sekaligus mengurangi risiko human error dalam setiap proses penggajian.
Dengan dukungan aplikasi gaji karyawan, aplikasi pembayaran gaji karyawan, hingga aplikasi perhitungan gaji karyawan yang terintegrasi, perusahaan dapat menjalankan proses payroll secara lebih efisien, akurat, dan scalable seiring berkembangnya bisnis.
Ingin beralih dari proses payroll manual ke sistem yang lebih modern? Book demo gratis KantorKu HRIS dan temukan solusi yang memudahkan pengelolaan HR serta payroll perusahaan Anda!
KantorKu HRIS bantu kelola absensi, payroll, cuti, slip gaji, dan BPJS dalam satu aplikasi.
Referensi
The Basel Committee – overview | Basel Committee on Banking Supervision
Related Articles
Gaji Legal Staff di Indonesia & Tunjangannya, Capai Rp30 Juta!
Sistem Penggajian Multicabang: Tantangan, Cara Kerja, & Solusinya