15 Contoh Surat Tanda Terima Dokumen Lengkap + Template Gratis
Pelajari 15 contoh surat tanda terima dokumen untuk berbagai kebutuhan administrasi lengkap dengan struktur, fungsi, dan format penulisannya
Table of Contents
Table of Contents
Bagi Anda yang mengelola administrasi perusahaan atau bertanggung jawab atas proses serah terima dokumen, surat tanda terima dokumen menjadi salah satu bukti penting untuk memastikan setiap berkas yang berpindah tangan tercatat dengan jelas dan resmi.
Dalam praktiknya, dokumen ini digunakan untuk memastikan setiap arsip, barang, atau berkas sudah benar-benar diserahkan dan diterima oleh pihak yang berwenang, sehingga tidak terjadi kesalahpahaman atau kehilangan data administrasi.
Surat ini juga banyak digunakan dalam berbagai kebutuhan, mulai dari administrasi kantor, proses legal seperti notaris, hingga pengurusan dokumen dinas dan instansi.
Jika Anda ingin memahami bentuk, fungsi, serta berbagai contoh penggunaannya dalam situasi yang berbeda, mari simak artikel ini sampai akhir.
Apa Itu Surat Tanda Terima Dokumen?

Surat tanda terima dokumen adalah bukti tertulis yang digunakan untuk menyatakan bahwa suatu dokumen telah diserahkan dari satu pihak kepada pihak lain secara resmi.
Dokumen ini berfungsi sebagai penguat bahwa proses serah terima benar-benar terjadi, sehingga kedua pihak memiliki catatan yang sama terkait dokumen yang dipindahkan.
Dalam praktiknya, surat ini banyak digunakan di perusahaan, instansi pemerintahan, hingga proses legal seperti notaris dan Badan Pertanahan Nasional (BPN), terutama untuk memastikan setiap arsip tercatat dengan rapi dan dapat dipertanggungjawabkan.
Secara umum, konsep pencatatan seperti ini sejalan dengan prinsip manajemen arsip modern yang menekankan pentingnya kontrol, keterlacakan, dan validasi dokumen, seperti yang dijelaskan dalam standar ISO 15489 tentang records management.
Baca Juga: 15 Contoh Surat Perintah Tugas, Dinas, Lembur (+Template Word/PDF)
Gunakan KantorKu HRIS untuk membuat, menyimpan, dan mengelola surat serta absensi dalam satu sistem terintegrasi.
Fungsi Surat Tanda Terima Dokumen
Surat tanda terima dokumen memiliki peran penting dalam memastikan setiap proses serah terima berkas berjalan dengan jelas, tercatat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Tanpa dokumen ini, risiko kesalahan administrasi seperti kehilangan dokumen, perbedaan data, hingga sengketa internal bisa meningkat.
Adapun, fungsi surat tanda terima dokumen secara lebih lengkap adalah sebagai berikut:
1. Bukti Penerimaan Dokumen
Fungsi utama surat tanda terima dokumen adalah sebagai bukti bahwa suatu dokumen telah benar-benar diterima oleh pihak yang dituju. Hal ini penting untuk menghindari perbedaan informasi antara pengirim dan penerima.
Fungsi ini dapat dijelaskan melalui beberapa poin berikut:
- Menjadi bukti resmi bahwa dokumen sudah diterima
- Menunjukkan jenis dan kondisi dokumen saat diserahkan
- Menghindari klaim sepihak terkait “belum menerima dokumen”
2. Perlindungan Hukum dan Administrasi
Surat tanda terima dokumen juga berfungsi sebagai perlindungan administratif dan hukum jika terjadi perbedaan data atau sengketa di kemudian hari.
Fungsi ini mencakup beberapa hal penting berikut:
- Memberikan catatan waktu serah terima yang jelas
- Menjadi bukti pendukung dalam proses hukum atau audit
- Mengurangi risiko sengketa antara pihak terkait
3. Menegaskan Tanggung Jawab Penerima
Selain sebagai bukti, dokumen ini juga berfungsi untuk menegaskan bahwa pihak penerima memiliki tanggung jawab atas dokumen yang sudah diterima.
Fungsi ini dapat dilihat dari beberapa poin berikut:
- Menunjukkan bahwa dokumen sudah berada di pihak yang tepat
- Menegaskan kewajiban tindak lanjut dari penerima
- Membantu memperjelas alur kerja antar pihak
4. Mengurangi Risiko Kehilangan Dokumen
Dalam praktik administrasi, surat tanda terima membantu memastikan setiap dokumen tercatat dengan baik sehingga risiko kehilangan dapat diminimalkan.
Fungsi ini mencakup hal-hal berikut:
- Memastikan setiap dokumen memiliki catatan resmi
- Memudahkan pelacakan jika terjadi kesalahan arsip
- Membantu pengelolaan dokumen perusahaan menjadi lebih rapi
5. Mempermudah Audit dan Kontrol Internal
Surat tanda terima dokumen juga berperan penting dalam mendukung proses audit dan pengawasan internal perusahaan agar lebih transparan.
Fungsi ini meliputi beberapa aspek berikut:
- Memudahkan pengecekan alur administrasi
- Meningkatkan transparansi proses kerja
- Mendukung konsep audit trail dalam perusahaan
6. Mendukung Kelancaran Operasional Perusahaan
Dalam aktivitas bisnis sehari-hari, surat ini membantu memastikan setiap perpindahan dokumen berjalan lebih terstruktur dan terdokumentasi dengan baik.
Fungsi ini mencakup beberapa poin berikut:
- Digunakan dalam transaksi dan administrasi bisnis
- Mendukung workflow antar divisi perusahaan
- Mencakup serah terima barang maupun dokumen penting
Baca Juga: 15 Contoh Surat Niaga Penawaran, Pemesanan, & Permintaan Barang [+Template]
Struktur Surat Tanda Terima Dokumen

Struktur surat tanda terima dokumen pada dasarnya mengikuti format surat resmi pada umumnya yang dibagi menjadi tiga bagian utama, yaitu bagian pembuka, isi, dan penutup.
Untuk lebihnya, berikut adalah rincian bagian-bagian struktur surat tanda terima dokumen:
1. Bagian Kepala Surat (Opening)
Bagian kepala surat merupakan bagian paling atas yang berfungsi sebagai identitas awal dan penanda bahwa dokumen tersebut bersifat resmi.
Pada bagian ini biasanya memuat elemen pembuka yang berkaitan dengan legalitas dan pengarsipan surat, seperti:
- Kop instansi
- Judul surat
- Nomor surat
2. Bagian Tubuh Surat (Body)
Bagian tubuh surat adalah inti dari surat tanda terima dokumen yang berisi seluruh informasi utama terkait proses serah terima.
Di bagian ini, alur kejadian dijelaskan secara runtut mulai dari waktu, pihak yang terlibat, hingga rincian dokumen yang diserahkan, sehingga menjadi bagian paling informatif dalam surat.
3. Bagian Kaki Surat (Closing)
Bagian kaki surat merupakan bagian akhir yang berfungsi sebagai bentuk pengesahan dan legalisasi atas proses serah terima yang telah dilakukan.
Bagian ini menjadi penutup formal yang menegaskan bahwa dokumen telah diterima dengan sah oleh kedua belah pihak.
Dengan KantorKu HRIS, proses absensi, surat karyawan, hingga payroll jadi lebih cepat, rapi, dan minim kesalahan.
Komponen Surat Tanda Terima Dokumen
Komponen surat tanda terima dokumen adalah elemen-elemen penting yang harus ada di dalam surat agar dokumen memiliki kekuatan administrasi, mudah ditelusuri, dan dapat digunakan sebagai bukti serah terima yang sah.
Berikut adalah komponen lengkap beserta contoh penulisannya:
1. Kop Surat (Heading)
Kop surat merupakan bagian identitas resmi yang menunjukkan asal instansi atau perusahaan pembuat surat. Komponen ini penting untuk memberikan legalitas dan kredibilitas dokumen.
Contoh penulisan:
PT MAJU JAYA SEJAHTERA
Jl. Jenderal Sudirman No. 45, Jakarta Selatan
Telp: (021) 555-1234 | Email: [email protected]
2. Judul dan Nomor Surat
Komponen ini berfungsi untuk menegaskan jenis dokumen sekaligus memudahkan proses arsip dan pelacakan surat di kemudian hari.
Contoh penulisan:
SURAT TANDA TERIMA DOKUMEN
Nomor: 124/MJS/STTD/V/2026
3. Tanggal dan Waktu Penyerahan
Bagian ini mencatat kapan proses serah terima dokumen dilakukan agar memiliki kejelasan waktu yang dapat dipertanggungjawabkan.
Contoh penulisan:
Pada hari ini, Kamis, 28 Mei 2026, telah dilakukan serah terima dokumen dengan rincian sebagai berikut:
Hari/Tanggal : Kamis, 28 Mei 2026
Waktu : 14.00 WIB
4. Identitas Pihak Pertama (Pengirim)
Komponen ini berisi data lengkap pihak yang menyerahkan dokumen kepada pihak lain.
Contoh penulisan:
Telah menyerahkan dokumen dari:
Nama : Budi Santoso
Jabatan : Manajer Keuangan
Instansi : PT Maju Jaya Sejahtera
(Selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA)
5. Identitas Pihak Kedua (Penerima)
Bagian ini berisi data pihak yang menerima dan bertanggung jawab atas dokumen yang diserahkan.
Contoh penulisan:
Diterima oleh pihak di bawah ini:
Nama : Siti Aminah
Jabatan : Staf Administrasi Pajak
Instansi : Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama
(Selanjutnya disebut PIHAK KEDUA)
6. Daftar Detail Dokumen
Komponen ini menjelaskan secara rinci dokumen apa saja yang diserahkan agar tidak terjadi kekeliruan atau dokumen yang terlewat.
Contoh penulisan:
Adapun rincian dokumen yang diserahterimakan adalah sebagai berikut:
| No | Nama Dokumen | Jumlah | Keterangan |
| 1. | Laporan keuangan tahunan 2025 | 1 bundel | Asli |
| 2. | Dokumen SPT masa PPN | 3 berkas | Fotokopi |
| 3. | Rekening koran bank mandiri | 5 lembar | Fotokopi legalisir |
7. Keperluan atau Tujuan Penyerahan
Bagian ini menjelaskan alasan mengapa dokumen tersebut diserahkan agar konteksnya jelas secara administratif.
Komponen ini berfungsi untuk:
- Menjelaskan tujuan serah terima
- Memberikan konteks administratif
- Menjadi dasar validasi kebutuhan dokumen
Contoh penulisan:
Penyerahan berkas ini dilakukan dalam rangka pemenuhan persyaratan pelaporan pajak tahunan periode 2025.
8. Kalimat Penutup
Kalimat penutup berisi pernyataan akhir yang menegaskan bahwa surat dibuat dengan benar dan dapat digunakan sebagai bukti resmi.
Contoh penulisan:
Demikian surat tanda terima dokumen ini dibuat dengan sebenar-benarnya untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya sebagai bukti serah terima yang sah.
9. Kolom Tanda Tangan (Pengesahan)
Bagian ini merupakan bentuk persetujuan akhir dari kedua belah pihak sebagai bukti sahnya proses serah terima dokumen.
Contoh penulisan:
Jakarta, 28 Mei 2026
Yang Menyerahkan, Yang Menerima,
( Budi Santoso ) ( Siti Aminah )
Baca Juga: Panduan Purchase Order: Komponen, Alur, & Contohnya [+Gratis Template]
15 Contoh Tanda Terima Dokumen
Berikut adalah berbagai contoh tanda terima dokumen yang digunakan dalam berbagai kebutuhan administrasi, mulai dari penggunaan sederhana hingga formal di perusahaan dan instansi pemerintahan.
1. Contoh Tanda Terima Dokumen Sederhana
Contoh tanda terima dokumen sederhana biasanya digunakan untuk kebutuhan internal kantor yang tidak terlalu kompleks, misalnya serah terima berkas antar divisi atau dokumen harian yang sifatnya rutin.
Contoh:

2. Contoh Tanda Terima Dokumen Invoice
Dalam proses keuangan, contoh tanda terima dokumen invoice digunakan untuk memastikan tagihan vendor tercatat dalam sistem administrasi sebelum diproses dalam aplikasi perhitungan gaji karyawan atau pembayaran perusahaan.
Contoh:

3. Contoh Tanda Terima Dokumen Notaris
Pada proses hukum, contoh tanda terima dokumen notaris sering digunakan untuk memastikan bahwa akta atau dokumen legal sudah diserahkan dan diterima oleh pihak terkait dengan sah.
Contoh:

4. Contoh Tanda Terima Dokumen Dinas
Di lingkungan pemerintahan, contoh tanda terima dokumen dinas dipakai untuk mencatat alur keluar masuk surat atau arsip antar instansi agar proses administrasi lebih tertib.
Contoh:

5. Contoh Tanda Terima Dokumen BPN
Dalam urusan pertanahan, contoh tanda terima dokumen BPN digunakan saat serah terima berkas sertifikat atau dokumen kepemilikan tanah yang diproses secara resmi oleh Badan Pertanahan Nasional.
Contoh:

6. Contoh Tanda Terima Dokumen Jual Beli Tanah
Dalam transaksi properti, contoh surat penyerahan tanah biasanya disertai tanda terima dokumen untuk memastikan bahwa seluruh berkas kepemilikan telah diserahkan antara penjual dan pembeli.
Contoh:

7. Contoh Tanda Terima Dokumen Perusahaan
Di internal organisasi, tanda terima dokumen perusahaan digunakan untuk berbagai kebutuhan seperti serah terima kontrak kerja, SOP, hingga dokumen operasional antar tim.
Contoh:

8. Contoh Tanda Terima Dokumen Sertifikat Perpajakan
Dalam administrasi pajak, tanda terima dokumen sertifikat perpajakan digunakan sebagai bukti bahwa dokumen pelaporan pajak atau sertifikat terkait telah diterima oleh pihak berwenang.
Contoh:

9. Contoh Tanda Terima Dokumen Ijazah
Dalam proses HR, tanda terima dokumen ijazah digunakan saat verifikasi data karyawan baru sebagai bagian dari proses onboarding dalam aplikasi database karyawan perusahaan.
Contoh:

10. Contoh Tanda Terima Dokumen Barang
Dalam operasional logistik, form serah terima barang biasanya dilengkapi dengan tanda terima dokumen untuk memastikan barang beserta dokumen pendukungnya sudah diterima dengan benar.
Contoh:

11. Contoh Tanda Terima Dokumen Jaminan (BPKB)
Dalam proses pembiayaan, tanda terima dokumen BPKB digunakan sebagai bukti bahwa dokumen jaminan kendaraan telah diterima oleh pihak lembaga keuangan secara resmi.
Contoh:

12. Contoh Tanda Terima Dokumen Berkas
Dalam rekrutmen atau administrasi umum, tanda terima dokumen berkas digunakan untuk memastikan kumpulan dokumen seperti CV, lamaran, atau dokumen lain telah diterima lengkap.
Contoh:

13. Contoh Tanda Terima Dokumen Word (Doc)
Dalam sistem digital perusahaan, contoh tanda terima dokumen doc digunakan untuk mencatat file Word yang dikirimkan dalam proses administrasi berbasis aplikasi employee self service atau HR digital.
Contoh:

14. Contoh Tanda Terima Dokumen PDF
Contoh tanda terima dokumen pdf sering digunakan karena format ini umum dipakai dalam pengiriman dokumen resmi yang membutuhkan tampilan tetap dan tidak mudah diubah.
Contoh:

15. Contoh Tanda Terima Dokumen Excel
Dalam pengolahan data, contoh tanda terima dokumen excel digunakan untuk mencatat penerimaan file spreadsheet yang berisi data keuangan, karyawan, atau administrasi perusahaan.
Contoh:

Baca Juga: Download 5 Contoh Surat Serah Terima Pekerjaan karena Resign, Format Word & PDF Siap Pakai!
Download Template Surat Tanda Terima Dokumen Gratis!

Template surat tanda terima dokumen membantu Anda membuat dokumen serah terima dengan lebih cepat tanpa harus menyusun format dari awal setiap kali dibutuhkan.
Dengan template yang sudah siap pakai, Anda cukup menyesuaikan informasi seperti identitas pihak pengirim dan penerima, daftar dokumen yang diserahkan, serta waktu dan tujuan serah terima sesuai kebutuhan administrasi perusahaan.
Silakan isi form di bawah ini untuk mendapatkan download template surat tanda terima dokumen secara lengkap dan gratis.
Kelola Administrasi & Surat Karyawan Otomatis lewat KantorKu HRIS!
Pengelolaan administrasi dokumen perusahaan, termasuk surat tanda terima dokumen, sering kali menjadi proses yang memakan waktu ketika masih dilakukan secara manual, terutama jika jumlah karyawan dan dokumen yang masuk terus bertambah setiap hari.
Mulai dari pencatatan serah terima dokumen, pengarsipan berkas karyawan, hingga pelacakan dokumen penting seperti kontrak kerja atau dokumen legal, semuanya membutuhkan ketelitian agar tidak terjadi kesalahan data atau kehilangan arsip.
Dalam kondisi seperti ini, penggunaan sistem HR terintegrasi seperti KantorKu HRIS dapat membantu menyederhanakan seluruh proses administrasi tersebut dalam satu platform yang lebih rapi, cepat, dan otomatis.

Dengan KantorKu HRIS, Anda dapat mengelola berbagai kebutuhan HR dalam satu sistem terpusat, seperti:
- Absensi online karyawan: Pencatatan kehadiran lebih akurat dan real-time, termasuk untuk kebutuhan kerja lapangan atau dinas.
- Manajemen cuti dan izin: Pengajuan dan persetujuan dilakukan secara digital sehingga lebih transparan dan cepat.
- Payroll otomatis: Perhitungan gaji, lembur, dan komponen lainnya dapat diproses lebih akurat tanpa proses manual yang berulang.
- Aplikasi gaji karyawan: Seluruh proses penggajian dikelola dalam satu sistem yang lebih efisien dan minim kesalahan.
- Aplikasi perhitungan gaji karyawan: Mengurangi risiko human error dalam perhitungan tunjangan, potongan, dan reimbursement.
- Aplikasi database karyawan: Seluruh data karyawan tersimpan rapi dan mudah diakses kapan saja oleh tim HR.
- Aplikasi employee self service: Karyawan dapat mengakses data, pengajuan, dan dokumen secara mandiri tanpa harus selalu melalui HR.
- Manajemen administrasi HR terpusat: Dokumen seperti surat serah terima, arsip karyawan, hingga data operasional lebih mudah ditelusuri.
Jika Anda ingin proses administrasi perusahaan menjadi lebih rapi, cepat, dan otomatis, Anda dapat mulai menggunakan KantorKu HRIS.
Yuk, book demo gratis KantorKu HRIS sekarang dan rasakan kemudahan mengelola absensi, payroll, hingga data karyawan dalam satu sistem terintegrasi!
Gunakan KantorKu HRIS untuk mengelola absensi, dokumen karyawan, payroll, hingga KPI dalam satu platform yang praktis.
Referensi
ISO 15489-1:2016 Information and documentation — Records management
Related Articles
15 Contoh Surat Pemberitahuan Word & PDF, Bisa Download Gratis!
10 Contoh Surat Keterangan Penghasilan [+ Template Gratisnya]