Employee Gathering: Pengertian, Contoh, dan Jenisnya untuk Kantor
Employee gathering adalah kegiatan kebersamaan karyawan di luar kerja, seperti outing, team building, dan family gathering.
Table of Contents
Table of Contents
Employee gathering adalah kegiatan kebersamaan yang diselenggarakan perusahaan untuk mempertemukan karyawan di luar rutinitas kerja harian, baik dalam bentuk outing, team building, maupun acara internal lainnya.
Secara ideal, kegiatan ini bertujuan mempererat hubungan antar pegawai, membangun komunikasi yang lebih sehat, serta menciptakan suasana kerja yang lebih positif.
Namun, realitanya tidak sedikit perusahaan yang masih memandang employee gathering sebatas acara formal biasa. Akibatnya, pelaksanaannya sering terasa monoton, kurang bermakna, dan belum memberikan dampak nyata bagi kinerja maupun loyalitas karyawan.
Padahal, employee gathering memiliki peran penting dalam meningkatkan engagement, memperkuat kerja sama tim, hingga menumbuhkan rasa memiliki terhadap perusahaan.
Jika dirancang dengan tepat, kegiatan ini bisa menjadi investasi jangka panjang bagi budaya kerja dan produktivitas tim.
Lantas, apa sebenarnya manfaat employee gathering bagi perusahaan dan karyawan? Bagaimana cara merancang konsep yang seru, efektif, dan tidak membuang anggaran? Simak pembahasan lengkapnya di artikel ini hingga akhir untuk menemukan jawabannya.
Apa Itu Employee Gathering?

Employee gathering adalah suatu kegiatan kolektif yang diselenggarakan perusahaan untuk memfasilitasi interaksi informal antar karyawan melalui berbagai aktivitas yang menyenangkan dan edukatif.
Penelitian oleh Human Dynamics Group di MIT Media Lab menunjukkan bahwa jumlah pertukaran tatap muka (face-to-face interactions) antara anggota tim dapat menjelaskan sampai 35% variasi dalam performa sebuah tim.
Ini berarti aspek komunikasi dan interaksi sosial (termasuk informal) memiliki pengaruh signifikan terhadap keberhasilan tim jauh lebih besar daripada faktor individu seperti IQ, keahlian, atau struktur diskusi.
Dengan kata lain, keberhasilan tim tidak hanya ditentukan oleh siapa yang paling pintar atau paling berpengalaman, tetapi oleh seberapa baik anggota tim saling berinteraksi dan membangun koneksi.
Inilah alasan mengapa employee gathering tidak bisa dipandang sekadar sebagai acara hiburan atau pengeluaran perusahaan semata.
Jika dirancang dengan tepat, employee gathering merupakan investasi strategis sumber daya manusia untuk membangun komunikasi yang lebih cair, kolaborasi yang lebih solid, dan performa tim yang berkelanjutan.
KantorKu HRIS bantu kelola absensi, payroll, cuti, slip gaji, dan BPJS dalam satu aplikasi.
Manfaat Employee Gathering bagi Perusahaan
Sebelum Anda melangkah ke tahap perencanaan dan menyusun proposal employee gathering, Anda perlu memahami bahwa manfaat dari kegiatan ini jauh lebih dalam daripada sekadar memberikan waktu istirahat.
Kegiatan ini merupakan instrumen manajemen SDM untuk menyelaraskan kebahagiaan individu dengan target profitabilitas perusahaan.
Berikut beberapa manfaat dari employee gathering bagi perusahaan:
1. Meningkatkan Kebahagiaan dan Produktivitas Karyawan
Dengan mengadakan gathering, Anda memberikan ruang bagi karyawan untuk melepaskan stres, yang pada gilirannya akan meningkatkan ketajaman mental mereka saat kembali bekerja.
- Memberikan jeda dari rutinitas yang monoton agar kreativitas kembali muncul.
- Karyawan yang telah beristirahat cenderung memiliki konsentrasi yang lebih tinggi.
- Menciptakan suasana kerja yang lebih optimis dan antusias.
2. Mempererat Bonding dan Menghilangkan Sekat Birokrasi
Dalam keseharian kantor, sering kali komunikasi hanya terjadi secara vertikal (atasan-bawahan) atau terbatas di dalam departemen saja.
Gathering atau bonding memberikan kesempatan bagi karyawan dari divisi yang berbeda untuk saling mengenal secara personal.
- Memudahkan koordinasi antar departemen karena sudah ada hubungan personal.
- Menghapus rasa canggung antara staf dan jajaran manajemen.
- Membangun rasa saling percaya melalui aktivitas tim yang solid.
3. Membangun Loyalitas dan Menurunkan Angka Turnover
Karyawan yang merasa dianggap sebagai manusia seutuhnya, cenderung memiliki loyalitas yang lebih tinggi.
Ketika Anda menunjukkan kepedulian melalui kegiatan rekreasi dan pemilihan ide gathering yang menarik, karyawan akan merasa memiliki keterikatan emosional dengan perusahaan.
Hal ini sangat krusial untuk menekan biaya rekrutmen akibat seringnya karyawan yang mengundurkan diri dan turnover yang tinggi.
- Karyawan merasa menjadi bagian penting dari keluarga besar perusahaan.
- Gathering dianggap sebagai bentuk reward non-finansial yang berkesan.
- Meningkatkan citra positif perusahaan di mata calon kandidat berbakat.
4. Menurunkan Tingkat Stres dan Mencegah Burnout
Kesehatan mental adalah aset perusahaan yang sangat berharga, sehingga dukungan sosial dan interaksi positif dalam kegiatan kelompok terbukti secara signifikan dapat mempercepat pemulihan dari stres kerja (work strain) dan mencegah gejala kelelahan kronis atau burnout.
- Mengurangi beban pikiran akibat tenggat waktu yang ketat.
- Memberikan sinyal bahwa perusahaan peduli pada work-life balance.
- Aktivitas luar ruangan dalam gathering membantu kebugaran fisik karyawan.
Baca Juga: 10 Penyebab Burnout di Tempat Kerja dan Cara Mengatasinya
5. Menyelaraskan Visi dan Budaya Perusahaan secara Alami
Menyampaikan visi dan misi perusahaan tentu tidak selalu harus dilakukan di ruang rapat yang kaku. Suasana santai saat berkumpul bersama sering kali menjadi momen terbaik untuk menyisipkan nilai-nilai perusahaan (corporate values) melalui tema gathering lucu atau kegiatan yang edukatif.
Hal ini membuat nilai-nilai tersebut lebih mudah diterima dan diresapi oleh seluruh anggota tim tanpa ada tekanan.
- Memperkuat identitas budaya perusahaan di benak karyawan.
- Menyamakan persepsi mengenai arah masa depan perusahaan.
- Memberikan ruang bagi karyawan untuk memberikan masukan secara lebih jujur dan santai.
Jenis-Jenis Employee Gathering yang Bisa Anda Pilih
Setiap perusahaan memiliki karakter, budaya kerja, serta kebutuhan karyawan yang berbeda-beda. Oleh karena itu, pemilihan jenis employee gathering sebaiknya disesuaikan dengan profil tim, tujuan kegiatan, serta nilai yang ingin dibangun oleh perusahaan.
Dengan konsep yang tepat, employee gathering tidak hanya menjadi acara seremonial, tetapi juga sarana strategis untuk meningkatkan keterlibatan dan kinerja karyawan.
Berikut beberapa jenis employee gathering yang umum dilakukan dan dapat Anda pertimbangkan:
1. Outbound dan Team Building
Jenis employee gathering ini sangat cocok bagi perusahaan yang ingin fokus pada penguatan kerja sama tim, kepemimpinan, dan komunikasi antar karyawan.
Kegiatan outbound biasanya dilaksanakan di alam terbuka dengan rangkaian permainan dan tantangan yang menguji kekompakan, strategi, serta kemampuan problem solving secara kelompok.
Melalui aktivitas fisik dan logika yang terstruktur, karyawan dilatih untuk saling percaya, berbagi peran, dan menyelesaikan tantangan bersama. Dampaknya, hubungan kerja menjadi lebih solid dan koordinasi tim di lingkungan kerja sehari-hari pun meningkat.
2. Family Gathering
Family gathering sejatinya tidak hanya melibatkan karyawan, melainkan juga anggota keluarga mereka. Konsep ini bertujuan membangun ikatan emosional yang lebih kuat antara karyawan, keluarga, dan perusahaan.
Dengan menghadirkan keluarga dalam kegiatan perusahaan, karyawan akan merasa lebih dihargai secara personal.
Selain itu, family gathering membantu menciptakan ekosistem pendukung yang positif. Karyawan cenderung lebih termotivasi dan tenang dalam bekerja karena keluarga mereka merasa dilibatkan dan memahami lingkungan kerja tempat mereka berkontribusi.
3. Wisata Kuliner dan Gala Dinner
Untuk perusahaan dengan budaya kerja yang lebih formal atau tim yang menyukai suasana santai dan elegan, wisata kuliner atau gala dinner bisa menjadi pilihan employee gathering yang tepat.
Kegiatan ini biasanya dikemas dalam bentuk makan malam bersama di restoran atau hotel, lengkap dengan rangkaian acara ringan.
Momen ini sangat ideal untuk memberikan apresiasi kepada karyawan, seperti pemberian penghargaan atau award bagi karyawan berprestasi. Selain membangun kebersamaan, acara ini juga memperkuat rasa bangga dan loyalitas karyawan terhadap perusahaan.
4. Edutainment Gathering
Edutainment gathering menggabungkan unsur edukasi dan hiburan dalam satu rangkaian kegiatan. Contohnya adalah mengundang pembicara inspiratif, motivator, atau mengadakan workshop kreatif yang tidak berkaitan langsung dengan pekerjaan teknis sehari-hari.
Meski bersifat santai, jenis gathering ini tetap memberikan nilai tambah bagi pengembangan diri karyawan, seperti peningkatan soft skill, motivasi kerja, dan pola pikir positif.
Edutainment gathering cocok bagi perusahaan yang ingin menumbuhkan budaya belajar tanpa tekanan formal.
5. Sport danWellness Gathering
Jenis employee gathering ini berfokus pada kesehatan fisik dan mental karyawan, misalnya melalui kegiatan olahraga bersama, fun run, yoga, atau wellness retreat. Selain menyenangkan, aktivitas ini membantu mengurangi stres kerja dan meningkatkan kebugaran karyawan.
Dengan kondisi fisik dan mental yang lebih sehat, produktivitas dan semangat kerja karyawan cenderung meningkat dalam jangka panjang.
6. Social & CSR Gathering
Social gathering atau kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) mengajak karyawan untuk berkontribusi langsung kepada masyarakat, seperti kegiatan sosial, penanaman pohon, atau bakti sosial. Jenis ini cocok bagi perusahaan yang ingin menanamkan nilai empati dan kepedulian sosial.
Selain memperkuat kerja sama tim, kegiatan ini juga meningkatkan citra positif perusahaan serta menumbuhkan rasa bangga karyawan terhadap tempat mereka bekerja.
KantorKu HRIS bantu kelola absensi, payroll, cuti, slip gaji, dan BPJS dalam satu aplikasi.
Ide Kegiatan Employee Gathering yang Menarik & Tidak Membosankan
Kunci keberhasilan employee gathering terletak pada kreativitas dalam menyusun agenda kegiatan. Acara yang terlalu padat, kaku, atau terasa seperti perpanjangan jam kerja justru dapat menurunkan antusiasme karyawan.
Sebaliknya, ide gathering yang tepat akan membuat karyawan merasa rileks, terlibat secara emosional, dan menantikan acara tersebut sejak pertama kali diumumkan.
Sebab, aktivitas sosial yang dirancang dengan baik di lingkungan kerja dapat menurunkan tingkat stres kronis secara signifikan. Oleh karena itu, penting memastikan setiap kegiatan benar-benar memberi ruang untuk relaksasi, interaksi alami, dan kesenangan bersama.
Berikut beberapa ide kegiatan employee gathering yang terbukti efektif dan tidak membosankan:
1. Kompetisi Unik dengan Tema Gathering Lucu
Mengangkat tema yang ringan dan tidak biasa dapat langsung mencairkan suasana, bahkan sebelum acara dimulai. Tema lucu ini membantu menghilangkan sekat hierarki antara atasan dan bawahan, sehingga interaksi terasa lebih natural dan penuh tawa.
Contoh tema populer:
- Piyama Party
- Back to 90s atau Retro Day
- Cosplay Tokoh Kartun atau Film
- Colorful Outfit Challenge
Ide aktivitas pendukung:
- Lomba kostum terbaik atau terunik
- Games kelompok dengan dress code sesuai tema
- Foto bersama dengan properti tematik
2. Sesi Talkshow Santai Bersama Manajemen
Alih-alih pidato panjang yang formal, sesi talkshow santai bisa menjadi alternatif yang lebih efektif untuk membangun komunikasi dua arah.
Format yang bisa diterapkan:
- Tanya jawab terbuka dengan direksi atau manajemen
- Diskusi ringan di area terbuka seperti pantai, taman, atau sekitar api unggun
- Moderator internal yang membawakan sesi dengan gaya santai
Manfaat utama:
- Karyawan merasa lebih dekat dan didengar
- Meningkatkan kepercayaan terhadap pimpinan
- Mengurangi jarak psikologis antara manajemen dan tim
3. Retreat & Workshop
Konsep retreat perusahaan ini berfokus pada pengembangan diri dan ketenangan mental karyawan melalui kegiatan di alam terbuka. Program ini ideal dilakukan di lokasi yang tenang untuk membantu peserta melakukan refleksi, memperkuat koneksi emosional, dan kembali bekerja dengan energi baru.
Konsep kegiatan:
- Retreat di alam terbuka dengan suasana yang mendukung ketenangan dan fokus
- Sesi mindfulness untuk meningkatkan kesadaran diri
- Pelatihan leadership dan refleksi bersama
- Aktivitas bonding antara karyawan dan pimpinan
Nilai tambah:
- Meningkatkan self-awareness dan kepemimpinan personal
- Mempererat hubungan emosional antar anggota tim dan manajemen
- Memberikan ruang recharging agar karyawan kembali lebih produktif
4. Adventure Race atau Treasure Hunt
Konsep petualangan berbasis tim ini sangat efektif untuk meningkatkan kerja sama dan kemampuan berpikir strategis. Kegiatan ini cocok dilakukan di area wisata, resort, atau lokasi outbound yang luas.
Konsep kegiatan:
- Tim harus memecahkan teka-teki atau kode rahasia
- Setiap petunjuk mengarah ke lokasi berikutnya
- Tantangan dapat berupa logika, kreativitas, atau aktivitas fisik ringan
Nilai tambah:
- Melatih problem solving secara kolektif
- Mengasah komunikasi dan pembagian peran
- Menumbuhkan semangat kompetitif yang sehat
5. Talent Show atau Malam Kesenian
Setiap karyawan memiliki potensi dan bakat yang sering kali tidak terlihat di lingkungan kerja formal. Talent show memberikan ruang untuk mengekspresikan sisi tersebut.
Jenis penampilan yang bisa ditampilkan:
- Menyanyi, menari, atau bermain musik
- Stand-up comedy atau storytelling
- Sulap, drama singkat, atau pertunjukan kreatif lainnya
Manfaat bagi karyawan dan perusahaan:
- Meningkatkan rasa percaya diri
- Memberikan pengakuan sosial dari rekan kerja
- Membangun suasana kerja yang lebih inklusif dan suportif
6. Games Kolaboratif Tanpa Unsur Kompetisi Berat
Tidak semua karyawan nyaman dengan kompetisi. Oleh karena itu, games kolaboratif bisa menjadi alternatif yang lebih santai. Kegiatan ini fokus pada kebersamaan, bukan hasil akhir, sehingga cocok untuk semua tipe kepribadian.
Contoh aktivitas:
- Ice breaking games berkelompok
- Simulasi problem sederhana tanpa sistem menang-kalah
- Challenge kreatif seperti membuat yel-yel atau mini project tim
7. Sesi Relaksasi & Fun Activity
Untuk menyeimbangkan agenda yang aktif, sisipkan sesi relaksasi agar karyawan tidak kelelahan. Sesi ini membantu karyawan benar-benar menikmati gathering sebagai momen jeda dari tekanan kerja.
Contoh kegiatan:
- Yoga ringan atau stretching bersama
- Fun games santai
- Free time terarah (misalnya di area wisata)
8. Gala Dinner & Employee Awards
Konsep gala dinner perusahaan ini dirancang sebagai malam apresiasi yang elegan untuk merayakan pencapaian dan perjalanan bersama. Acara ini cocok diselenggarakan secara formal dengan suasana eksklusif untuk menciptakan pengalaman yang berkesan.
Konsep kegiatan:
- Makan malam formal dengan sajian premium
- Hiburan musik atau penampilan khusus
- Sesi pemberian penghargaan bagi karyawan berprestasi
- Sambutan manajemen dan perayaan pencapaian perusahaan
Nilai tambah:
- Memberikan apresiasi nyata kepada karyawan terbaik
- Meningkatkan motivasi, loyalitas, dan rasa bangga terhadap perusahaan
9. Kemah & Petualangan Alam
Konsep kegiatan berbasis alam ini menggabungkan pengalaman berkemah dengan aktivitas petualangan ringan dan refleksi diri. Cocok untuk membangun kedekatan tim dalam suasana sederhana dan jauh dari rutinitas kerja.
Konsep kegiatan:
- Aktivitas berkemah di alam terbuka
- Trekking ringan dan eksplorasi lingkungan sekitar
- Diskusi malam hari dan sesi refleksi bersama
- Api unggun untuk mempererat kebersamaan
Nilai tambah:
- Menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepercayaan antar peserta
- Melatih kepemimpinan dan kerja sama tim
- Mengajak karyawan menghargai alam dan kesederhanaan
10. Sports Day & Fun Games
Konsep sports day perusahaan ini menekankan aktivitas fisik yang menyenangkan dan kompetitif secara sehat. Kegiatan ini ideal untuk meningkatkan energi positif sekaligus memperkuat kekompakan tim.
Konsep kegiatan:
- Pertandingan olahraga internal seperti basket, futsal, dan tarik tambang
- Permainan seru dan ringan seperti balap sarung dan estafet air
- Aktivitas kelompok yang mendorong kerja sama dan sportivitas
Nilai tambah:
- Menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat
- Mendorong gaya hidup aktif dan sehat di lingkungan kerja
- Memperkuat solidaritas tim melalui tawa dan kebersamaan
Tips Menyelenggarakan Employee Gathering
Menyelenggarakan employee gathering memerlukan pengaturan tanggal, lokasi acara, serta perencanaan yang matang agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa mengganggu operasional perusahaan.
Sebagai HR, Anda dituntut untuk mampu menyeimbangkan tugas administratif harian dengan tanggung jawab besar dalam mengelola acara yang melibatkan banyak orang.
Di sinilah pentingnya manajemen waktu dan pemanfaatan teknologi HR. Dengan sistem pengelolaan SDM yang terintegrasi, pekerjaan administratif seperti absensi, payroll, hingga pengajuan cuti tetap berjalan normal meskipun Anda sedang fokus mempersiapkan gathering.
Berikut beberapa tips penting yang dapat Anda terapkan agar employee gathering berjalan efektif dan berkesan:
1. Penyusunan Proposal Employee Gathering yang Komprehensif
Proposal merupakan fondasi utama dalam perencanaan employee gathering. Dokumen ini tidak hanya berfungsi sebagai formalitas, tetapi juga sebagai alat komunikasi strategis dengan manajemen.
Proposal yang tersusun rapi dan detail akan memudahkan proses persetujuan dari jajaran direksi serta meminimalkan risiko perubahan mendadak di kemudian hari.
Hal-hal yang perlu dicantumkan dalam proposal:
- Tujuan dan latar belakang penyelenggaraan acara
- Konsep dan tema employee gathering
- Rundown kegiatan secara garis besar
- Estimasi anggaran dan rincian biaya
- Skema transportasi dan akomodasi (jika di luar kota)
- Rencana kontingensi, seperti alternatif kegiatan saat cuaca buruk
2. Penyusunan Rundown Employee Gathering yang Realistis dan Fleksibel
Rundown adalah panduan utama agar seluruh rangkaian acara berjalan teratur, tepat waktu, dan tidak melelahkan peserta. Rundown yang baik harus seimbang antara aktivitas utama, waktu istirahat, dan sesi santai.
Prinsip penting dalam menyusun rundown:
- Hindari jadwal yang terlalu padat tanpa jeda
- Sisipkan waktu transisi antar kegiatan
- Bedakan intensitas aktivitas pagi, siang, dan malam
- Siapkan waktu cadangan untuk kondisi tidak terduga
Contoh struktur rundown sederhana (1 hari):
| Waktu | Kegiatan | Penanggung Jawab |
| 08.00 – 08.30 | Registrasi Peserta & Sarapan | Panitia |
| 08.30 – 09.00 | Pembukaan Acara & Sambutan Manajemen | MC + Perwakilan HRD |
| 09.00 – 09.30 | Ice Breaking & Energizer Games | Fasilitator/MC |
| 09.30 – 11.00 | Team Building Games (Sesi 1) | EO / Fasilitator |
| 11.00 – 11.15 | Coffee Break | Sie Konsumsi |
| 11.15 – 12.30 | Team Building Games (Sesi 2) | EO / Fasilitator |
| 12.30 – 13.30 | Makan Siang & Istirahat | Sie Konsumsi |
| 13.30 – 14.30 | Fun Games & Lomba Kreatif (per tim) | Sie Acara |
| 14.30 – 15.00 | Pengumuman Pemenang & Apresiasi Karyawan | HR / MC |
| 15.00 – 15.30 | Sesi Foto Bersama + Penutupan Acara | MC + Sie Dokumentasi |
| 15.30 – 16.00 | Persiapan Pulang & Pembagian Souvenir | Panitia |
3. Penentuan Lokasi yang Strategis
Pemilihan lokasi sangat menentukan kenyamanan dan keamanan peserta. Lokasi yang terlalu jauh atau sulit diakses berpotensi menurunkan partisipasi dan semangat karyawan.
Lokasi yang tepat akan membuat karyawan lebih fokus menikmati acara tanpa terganggu oleh kendala teknis.
Pertimbangan utama dalam memilih lokasi:
- Akses transportasi yang mudah dijangkau
- Kapasitas tempat yang sesuai dengan jumlah peserta
- Fasilitas pendukung seperti ruang makan, toilet, dan area kegiatan
- Ketersediaan fasilitas medis darurat atau klinik terdekat
- Keamanan lingkungan dan reputasi penyedia lokasi
4. Penentuan Ide Dresscode Gathering yang Sesuai
Dresscode berperan penting dalam membangun suasana acara sekaligus menjaga kenyamanan peserta.
Oleh karena itu, pemilihannya harus disesuaikan dengan jenis kegiatan yang direncanakan. Dresscode yang tepat akan mendukung kelancaran aktivitas sekaligus memperkuat konsep acara.
Panduan menentukan dresscode:
- Untuk kegiatan outbound atau outdoor, pilih bahan yang menyerap keringat dan mudah bergerak
- Untuk acara semi-formal, gunakan konsep smart casual yang sopan namun tetap santai
- Untuk gala dinner, arahkan karyawan menggunakan pakaian formal yang nyaman dan tidak berlebihan
- Sertakan contoh visual agar tidak terjadi perbedaan persepsi
5. Pembentukan Panitia Kecil yang Solid
Mengelola employee gathering seorang diri sangat berisiko. Pembentukan panitia kecil yang solid akan membantu membagi beban kerja secara merata.
Melibatkan perwakilan dari berbagai divisi juga membantu memastikan kebutuhan dan aspirasi tiap departemen terakomodasi dalam konsep acara.
Struktur panitia yang ideal:
- Ketua dan wakil ketua
- Koordinator acara dan rundown
- Koordinator logistik dan konsumsi
- Koordinator dokumentasi
- Koordinator komunikasi dan peserta
6. Manajemen Waktu dan Pemanfaatan Teknologi HR
Selama persiapan gathering, HR tetap harus memastikan operasional kantor berjalan normal. Oleh karena itu, penggunaan teknologi HR sangat disarankan.
Dengan dukungan teknologi, HR dapat lebih fokus pada kualitas acara tanpa mengorbankan tugas utama lainnya.
Manfaat penggunaan sistem HR:
- Otomatisasi absensi dan pengajuan cuti
- Pengelolaan jadwal kerja dan shift
- Monitoring kehadiran karyawan saat acara
- Pengurangan beban administratif manual
7. Evaluasi dan Feedback Pasca Acara
Employee gathering tidak berhenti saat acara selesai. Tahap evaluasi menjadi penentu kualitas acara di masa depan.
Feedback dari karyawan akan menjadi bahan berharga untuk menyempurnakan employee gathering berikutnya agar semakin relevan dan berdampak positif.
Langkah evaluasi yang bisa dilakukan:
- Menyebarkan survei singkat secara online
- Mengumpulkan masukan terkait konsep, lokasi, dan aktivitas
- Menganalisis tingkat kepuasan dan partisipasi karyawan
- Menyusun laporan evaluasi untuk manajemen
Baca Juga: 4 Contoh Employee Engagement agar Karyawan Produktif & Minim Turnover
Kelola SDM Perusahaan secara Lebih Efisien dengan KantorKu HRIS!
Kegiatan seperti employee gathering memang sangat baik untuk moral tim, namun sebagai HR atau pemilik usaha, Anda tentu tahu bahwa pondasi utama perusahaan yang sehat dimulai dari administrasi yang rapi setiap harinya.
Mengelola absensi ribuan karyawan, memantau pencapaian KPI, hingga menghitung payroll secara manual tentunya akan melelahkan serta rawan kesalahan manusia (human error).
Agar Anda memiliki lebih banyak waktu untuk fokus pada strategi pengembangan budaya perusahaan dan kebahagiaan karyawan, inilah saatnya beralih ke teknologi HRIS yang lebih modern.
KantorKu HRIS adalah solusi satu pintu untuk mendigitalisasi seluruh proses administrasi SDM Anda, mulai dari absensi berbasis GPS, pengajuan cuti otomatis, hingga sistem penggajian yang akurat.

Jangan biarkan waktu produktif Anda habis hanya untuk urusan administratif yang repetitif. Jika Anda merasa sudah saatnya beralih dari cara-cara lama yang memusingkan, segera gunakan software HRIS KantorKu untuk transformasi digital perusahaan Anda.
Dengan sistem yang terotomasi, Anda bisa lebih fokus merancang agenda hebat bagi kemajuan tim tanpa harus khawatir dengan urusan kantor yang tertinggal.
Apakah Anda tertarik untuk melihat bagaimana sistem kami dapat mempermudah pekerjaan harian Anda? Yuk, coba demo gratis dengan KantorKu HRIS hari ini!
KantorKu HRIS bantu kelola absensi, payroll, cuti, slip gaji, dan BPJS dalam satu aplikasi.
Sumber:
Human Dynamics Group. The New Science of Building Great Teams.
Related Articles
10 Contoh OKR Tim Product Development di Perusahaan
10 Contoh OKR Perusahaan SME: Tim Sales, Marketing, HR & IT