Apa itu Pasar Tenaga Kerja? Ini Jenis, Fungsi, dan Panduannya bagi HR

Pasar tenaga kerja adalah penentu supply-demand talenta dan upah. Simak fungsi, tantangan, dan caranya sebelum digantikan oleh AI!

KantorKu HRIS
Ditulis oleh
KantorKu HRIS • 27 Februari 2026
Key Takeaways
Pasar tenaga kerja adalah sistem yang mempertemukan perusahaan (demand) dan pencari kerja (supply).
Mekanismenya mirip pasar ekonomi: upah ditentukan oleh keseimbangan supply-demand talenta.
HR wajib memahami pasar tenaga kerja untuk menyusun strategi rekrutmen yang efektif.
Data pasar membantu menentukan standar gaji agar tetap kompetitif dan realistis.
Dinamika pasar dipengaruhi oleh upah, jumlah penduduk, ekonomi, dan kebijakan pemerintah.

Memahami dinamika pasar tenaga kerja adalah kewajiban bagi Anda yang bekerja sebagai HR untuk merancang strategi rekrutmen yang efektif. 

Pada dasarnya, cara kerja pasar tenaga kerja mirip dengan pasar tradisional, di mana terdapat pembeli yaitu perusahaan yang mencari tenaga kerja dan penjual sebagai pihak yang menawarkan jasa atau keahlian untuk digunakan perusahaan. 

Istilah ini biasanya digunakan ketika para pakar ekonomi menganalisis tingkat pengangguran, ketersediaan lapangan kerja, hingga tren upah di suatu wilayah. 

Mari pahami lebih lanjut tentang fungsi, jenis, dan strategi dalam menghadapi perubahan pasar tenaga kerja!

Apa Itu Pasar Tenaga Kerja?

Pasar tenaga kerja adalah sebuah sistem ekonomi yang mempertemukan permintaan kerja dari pemberi kerja, serta penawaran kerja dari para individu. 

Analisis terhadap pasar ini mulai berkembang seiring dengan kemajuan teori ekonomi mikro untuk memahami bagaimana upah dan jam kerja ditentukan. 

Komponen pasar tenaga kerja mencakup:

  • Semua orang yang sudah bekerja
  • Mereka yang sedang aktif mencari kerja
  • Ketersediaan lowongan dari perusahaan

Siapa pun yang sedang mencari kerja atau sudah memiliki pekerjaan secara otomatis menjadi bagian dari ekosistem ini. 

Di dalamnya, perusahaan bertindak di sisi permintaan yang mencari kandidat dengan kualifikasi tertentu, sementara pencari kerja berada di sisi penawaran yang menawarkan keterampilan mereka untuk ditukar dengan gaji. 

Banner KantorKu HRIS
Akses Talent Pool Luas dengan KantorKu HRIS!

KantorKu HRIS memiliki aplikasi rekrutmen dengan talent pool di LinkedIn dan Google Job Posting. Pencarian kandidat tanpa batas!

Fungsi Pasar Tenaga Kerja dalam Dunia Kerja

Pasar tenaga kerja memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan antara kebutuhan perusahaan dan ketersediaan talenta. 

Berikut adalah beberapa fungsi pasar tenaga kerja dalam dunia kerja:

1. Media Pertemuan Pencari dan Pemberi Kerja

Fungsi paling mendasar adalah menjadi wadah yang mempertemukan pencari dan pemberi kerja. 

Adanya wadah ini membuat proses pencarian pekerjaan bagi individu menjadi jauh lebih mudah, dan sebaliknya, perusahaan lebih cepat menemukan tenaga ahli.

2. Pusat Informasi Ketenagakerjaan

Pasar tenaga kerja menyediakan data terkait posisi yang tersedia, standar gaji, hingga persyaratan kualifikasi. 

Informasi ini menjadi referensi bagi Anda dan kandidat untuk membuat keputusan karier yang lebih tepat.

3. Sarana Penyaluran Tenaga Kerja

Pasar tenaga kerja juga membantu memastikan individu ditempatkan pada posisi yang sesuai dengan kompetensi dan latar belakang mereka. 

Dengan distribusi yang tepat, proses penyaluran tenaga kerja di sebuah wilayah menjadi lebih terorganisir dan efisien.

4. Pendukung Kebijakan Pemerintah

Data yang dihasilkan dari pasar tenaga kerja membantu pemerintah dalam mengatasi permasalahan ketenagakerjaan, seperti tingginya angka pengangguran. 

Hal ini yang memungkinkan adanya intervensi berupa program pelatihan kerja atau pembukaan pusat layanan kerja baru.

Baca Juga: 15 Jenis Tenaga Kerja di Indonesia beserta Contohnya, HR Harus Tau! 

Faktor yang Memengaruhi Pasar Tenaga Kerja

Terdapat beberapa faktor yang memengaruhi dinamika pasar tenaga kerja, baik dari sisi penawaran (kandidat) maupun permintaan (perusahaan). 

Berikut beberapa faktor yang mempengaruhinya:

1. Tingkat Upah

Upah adalah faktor di mana penawaran jam kerja biasanya meningkat seiring dengan kenaikan gaji. 

Namun, pada level upah tertentu yang sangat tinggi, penawaran mungkin menurun karena pekerja lebih memilih waktu luang daripada tambahan pendapatan.

2. Jumlah Penduduk

Semakin besar jumlah penduduk di suatu wilayah, maka potensi penawaran tenaga kerja yang masuk ke pasar juga akan semakin tinggi. Hal ini dapat memperluas basis kandidat yang bisa diserap oleh berbagai industri.

3. Struktur Umur Penduduk

Distribusi usia memengaruhi produktivitas dan ketersediaan tenaga kerja di masa depan. Wilayah dengan mayoritas penduduk usia produktif akan memiliki pasar tenaga kerja yang lebih dinamis daripada wilayah dengan populasi yang menua.

4. Produktivitas Tenaga Kerja

Perusahaan cenderung meningkatkan permintaan tenaga kerja jika biaya untuk merekrut satu orang tambahan lebih rendah dibandingkan keuntungan (produk pendapatan) yang dihasilkan oleh orang tersebut.

5. Kebijaksanaan Pemerintah

Kebijakan seperti penetapan upah minimum dapat memengaruhi ketersediaan lapangan kerja bagi pekerja berupah rendah. 

Selain itu, regulasi mengenai imigrasi juga berdampak pada suplai tenaga kerja dan tingkat upah di pasar domestik.

6. Keadaan Perekonomian

Kondisi ekonomi makro, seperti inflasi atau pertumbuhan industri tertentu, juga menentukan apakah perusahaan akan melakukan ekspansi (menambah tenaga kerja) atau justru melakukan efisiensi (PHK).

Jenis-jenis Pasar Tenaga Kerja

Terdapat beberapa jenis pasar tenaga kerja yang dibedakan berdasarkan struktur lapangan kerja, cara akses, hingga spesialisasi keahlian. 

Simak penjelasan mengenai perbedaan dan karakteristik masing-masing:

1. Pasar Tenaga Kerja Primer dan Sekunder

Pasar primer terdiri dari pekerjaan yang stabil dengan gaji tinggi dan peluang karier jelas, sedangkan pasar sekunder mencakup pekerjaan dengan upah rendah dan keamanan kerja yang minim. Posisi di pasar primer biasanya memerlukan keahlian khusus yang mendalam.

Kelebihan

  • Keamanan kerja jangka panjang bagi karyawan di sektor primer.
  • Kepastian pendapatan tetap dengan tunjangan yang lengkap.
  • Jalur kenaikan jabatan bagi mereka yang memiliki spesialisasi.

Kekurangan

  • Akses masuk ke pasar primer membutuhkan kualifikasi tinggi.
  • Sektor sekunder tidak memberikan jaminan kesehatan atau pensiun bagi pekerjanya.
  • Pekerja di sektor sekunder rentan terhadap PHK saat ekonomi memburuk.

Baca Juga: 10 Contoh Tenaga Kerja Terlatih dan Keunggulannya Bagi Perusahaan! 

2. Pasar Tenaga Kerja Internal dan Eksternal

Pasar internal berkaitan dengan pergerakan karier di dalam organisasi melalui promosi atau transfer, sementara pasar eksternal melibatkan perekrutan kandidat baru dari luar perusahaan. 

Perusahaan yang sukses biasanya menyeimbangkan keduanya melalui manajemen talenta yang efektif.

Kelebihan

  • Perekrutan internal lebih hemat biaya.
  • Kandidat dari pasar eksternal membawa inovasi baru ke dalam tim.
  • Proses pengisian posisi kunci lebih cepat melalui strategi manajemen talenta yang pas.

Kekurangan

  • Mengandalkan pasar internal secara berlebihan bisa menyebabkan stagnasi ide.
  • Perekrutan eksternal memerlukan waktu onboarding yang lebih lama bagi karyawan baru.
  • Biaya iklan lowongan dan proses seleksi eksternal bisa membebani anggaran.

3. Segmen Pasar Berbasis Keahlian (Skill-Based)

Pasar ini dikategorikan berdasarkan tingkat keterampilan, mulai dari posisi entry-level yang membutuhkan kompetensi dasar hingga peran spesialis yang menuntut keahlian tingkat tinggi. Intensitas kompetisi di segmen ini bervariasi tergantung ketersediaan talenta di pasar.

Kelebihan

  • Mudah memetakan strategi rekrutmen yang lebih tertarget sesuai kebutuhan role.
  • Memberikan gambaran mengenai standar kompetensi yang harus dipenuhi kandidat.
  • Perusahaan bisa menentukan struktur upah yang lebih adil berdasarkan tingkat keahlian.

Kekurangan

  • Pasar untuk keahlian tinggi sering mengalami kelangkaan talenta.
  • Pasar untuk tenaga kerja rendah sering mengalami kelebihan suplai.
  • Biaya untuk menarik talenta biasanya jauh lebih mahal.

Dampak Pasar Tenaga Kerja terhadap Strategi Rekrutmen HRD

Setelah mengetahui lebih dalam tentang pasar tenaga kerja, Anda bisa mengambil temuan tersebut untuk menyusun strategi rekrutmen yang tepat. 

Mari pahami dulu beberapa dampak pasar tenaga kerja terhadap strategi rekrutmen:

1. Penentuan Gaji yang Lebih Pas

Dengan melihat tren gaji di pasar, Anda bisa menawarkan angka yang lebih masuk akal dan kompetitif. 

Hal ini mencegah proses rekrutmen yang molor hanya karena kandidat menolak tawaran akibat gaji yang dianggap tidak sesuai standar pasar.

2. Perencanaan Kebutuhan Karyawan yang Matang

Data pasar membantu Anda melihat posisi mana yang saat ini sedang mahal atau sulit dicari. Dengan informasi ini, Anda bisa memutuskan apakah lebih baik merekrut orang baru, melatih karyawan yang sudah ada, atau justru menggunakan jasa pihak ketiga (outsourcing).

3. Mengurangi Risiko Salah Rekrut

Anda tidak akan terjebak mencari profil “super” yang ternyata tidak ada di pasar, sehingga proses pencarian tidak sia-sia dan karyawan baru tidak cepat keluar karena beban kerja yang tidak sesuai.

4. Proses Rekrutmen Jadi Lebih Cepat

Saat Anda tahu di mana talenta banyak berkumpul dan bagaimana kompetisi di industri tersebut, Anda tidak perlu menebak-nebak lagi. 

HR bisa langsung menargetkan sumber kandidat yang tepat, sehingga posisi yang kosong bisa terisi dengan lebih cepat.

5. Memperkuat Daya Tarik Perusahaan

Dinamika pasar memberitahu Anda apa yang sebenarnya diinginkan karyawan saat ini, misalnya fleksibilitas kerja atau jenjang karier. Dengan mengikuti tren, Anda bisa menyusun penawaran yang lebih menarik agar talenta lebih memilih perusahaan Anda.

Baca Juga: 20 Cara Merekrut Karyawan yang Berkualitas & Efektif 

Tantangan HRD dalam Menghadapi Dinamika Pasar Tenaga Kerja

HRD memiliki beberapa tantangan dalam menghadapi dinamika pasar tenaga kerja yang terus berubah dengan cepat. Adapun tantangan yang dimaksud di antaranya:

1. Kesenjangan Keterampilan Akibat Perkembangan Teknologi

Teknologi seperti AI generatif membuat banyak keterampilan dasar manusia kini bisa dikerjakan oleh mesin secara otomatis. 

Diperkirakan banyak keahlian yang dulu dianggap krusial akan usang dalam lima tahun ke depan, misalnya input data manual atau penerjemahan bahasa tingkat dasar.

Cara Mengatasi

Lakukan analisis kesenjangan keterampilan dan buat jalur pembelajaran yang dipersonalisasi dengan pengalaman (fokus pada penggunaan AI sebagai alat bantu).

2. Hambatan Partisipasi Tenaga Kerja

Banyak talenta potensial keluar dari pasar kerja karena masalah akses, misalnya sulitnya mencari tempat penitipan anak yang terjangkau bagi para ibu bekerja. 

Selain itu, keterbatasan transportasi dan aturan kantor yang kaku juga menjadi penghalang bagi individu berbakat untuk masuk ke dunia kerja. 

Cara Mengatasi

Identifikasi masalah ini melalui data dan tawarkan solusi fleksibel, seperti kerja dari rumah (remote) atau kemitraan fasilitas pendukung lainnya.

3. Kesulitan Mengevaluasi Keterampilan Kandidat

Menilai keahlian kandidat semakin sulit karena pengalaman setiap orang sangat unik, mulai dari kursus online, pengalaman kerja, hingga proyek sukarela. 

Tidak ada standar baku untuk menilai bagaimana semua pengalaman tersebut membentuk kompetensi seseorang. 

Cara Mengatasi

Gunakan alat digital seperti Learning and Employment Records (LERs) untuk memverifikasi pencapaian kandidat secara lebih objektif.

4. Perubahan Ekspektasi Karyawan

Karyawan sekarang tidak hanya mengejar gaji, tetapi juga mencari makna kerja, peluang belajar, dan keseimbangan hidup (work-life balance). Tantangan Anda adalah menciptakan budaya kantor yang tetap menarik agar karyawan betah. 

Cara Mengatasi

Dorong budaya belajar yang kuat dan rutin berdialog dengan karyawan mengenai tujuan karier mereka di perusahaan.

5. Mempersiapkan Pekerjaan di Masa Depan

HR dituntut merencanakan posisi kerja yang mungkin saat ini belum ada atau masih terus berubah bentuknya. 

Ketidakpastian mengenai jenis pekerjaan apa yang akan muncul di masa depan membuat perencanaan jangka panjang menjadi menantang. 

Cara Mengatasi

Perbarui deskripsi pekerjaan agar lebih fokus pada kemampuan inti (seperti problem solving) dan ajak kerja sama lembaga pendidikan agar lulusannya sesuai dengan kebutuhan industri.

Banner KantorKu HRIS
Akses Talent Pool Luas dengan KantorKu HRIS!

KantorKu HRIS memiliki aplikasi rekrutmen dengan talent pool di LinkedIn dan Google Job Posting. Pencarian kandidat tanpa batas!

Strategi HRD Menghadapi Perubahan Pasar Tenaga Kerja

Pasar tenaga kerja memiliki dinamika yang cepat berubah, di mana banyak HR masih bereaksi terhadap perubahan alih-alih mempersiapkannya. 

Untuk menghadapinya, Anda sebagai HRD bisa menerapkan beberapa strategi berikut:

1. Fokus pada Peningkatan Keterampilan (Upskilling) Internal

Meningkatkan keterampilan tenaga kerja saat ini adalah cara paling efektif untuk menjembatani kesenjangan keterampilan antara pekerja teknis dan non-teknis. 

Organisasi pun bisa tetap kompetitif saat kebutuhan keterampilan bergeser mengikuti perkembangan teknologi.

2. Mengadopsi Kepemimpinan yang Berpusat pada Manusia

Dalam lingkungan yang berubah cepat, organisasi membutuhkan sistem pengembangan kepemimpinan yang fokus pada kesejahteraan tempat kerja. 

Strategi ini menekankan pada bagaimana kehadiran karyawan berkontribusi pada kesuksesan organisasi secara keseluruhan.

3. Membangun Ketahanan Organisasi

Pemimpin HR harus mampu menavigasi tekanan internal dan eksternal sambil tetap menjaga keterlibatan karyawan. 

Keberhasilan bergantung pada seberapa baik manusia dan teknologi dapat bermitra untuk mencapai keunggulan organisasi.

4. Menyelaraskan Tujuan Kerja dengan Nilai Karyawan

Kepemimpinan akan menjadi lebih bermakna jika fokus beralih dari sekadar memimpin menjadi benar-benar terhubung dengan tujuan harian karyawan. 

Ciptakan kondisi yang memberdayakan orang melalui motivasi yang dapat mengubah pekerjaan menjadi sumber peningkatan kualitas hidup.

Peran Data dan Analitik dalam Memahami Pasar Tenaga Kerja

Data pasar tenaga kerja dapat dipakai untuk menyusun rekrutmen yang lebih strategis daripada hanya mengandalkan insting. 

Berbeda dengan metrik tradisional seperti time-to-hire yang bersifat reaktif (hanya melihat apa yang sudah terjadi), data pasar memberikan sinyal tentang apa yang akan terjadi di masa depan.

Dengan memanfaatkan data dan analitik, tim HR Anda dapat melakukan transformasi rekrutmen sebagai berikut:

  • Meningkatkan Kualitas Kandidat: Dengan menyelaraskan deskripsi pekerjaan dengan ketersediaan talenta, perusahaan bisa menarik kandidat yang lebih tepat.
  • Perencanaan Tenaga Kerja yang Akurat: HR yang menggunakan analitik pasar mampu meramalkan kebutuhan perekrutan yang lebih presisi, sehingga mengurangi krisis rekrutmen mendadak.
  • Efisiensi Biaya Rekrutmen: Fokus pada lokasi yang kaya akan talenta dapat mengurangi biaya rekrutmen karena strategi pemasaran lowongan menjadi lebih tepat sasaran.
  • Menekan Angka Keluar-Masuk Karyawan: Perusahaan yang menggunakan data mencatatkan tingkat turnover lebih rendah karena penawaran gaji yang diberikan sudah sesuai dengan ekspektasi pasar.

Singkatnya, penggunaan data mengubah rekrutmen dari sekadar fungsi operasional menjadi fungsi strategis. 

Hal ini memungkinkan tim HR untuk mengantisipasi kelangkaan keahlian dan menyesuaikan standar gaji bahkan sebelum penawaran mulai ditolak oleh kandidat.

FAQ Seputar Pasar Tenaga Kerja

Sebelum Anda mengatur strategi rekrutmen untuk perusahaan Anda, mari simak juga jawaban dari beberapa pertanyaan yang sering diajukan mengenai dinamika pasar kerja:

1. Siapa Saja yang Termasuk dalam Angkatan Kerja? 

Angkatan kerja terdiri dari orang-orang yang sudah bekerja (meskipun hanya 1 jam seminggu) dan mereka yang tidak bekerja tetapi aktif mencari lowongan.

2. Apa yang Dimaksud dengan Orang di Luar Pasar Tenaga Kerja?

Kelompok ini mencakup pensiunan, pelajar, ibu rumah tangga, atau penyandang disabilitas yang tidak bekerja dan tidak sedang mencari pekerjaan berbayar.

3. Bagaimana Imigrasi Memengaruhi Pasar Tenaga Kerja?

Imigrasi dapat menurunkan upah di sektor tertentu karena suplai yang bertambah, tetapi juga bisa meningkatkan permintaan karena imigran juga merupakan konsumen.

4. Mengapa Upah Minimum Menjadi Kontroversi di Pasar Kerja?

Karena sebagian ekonom menganggap upah minimum mengurangi ketersediaan pekerjaan, sementara yang lain melihatnya sebagai pendorong pengeluaran konsumen.

5. Apa Peran HR dalam Pasar Tenaga Kerja?

HR berperan sebagai pengelola permintaan (demand) yang harus jeli melihat tren pasar agar bisa mendapatkan kandidat terbaik di tengah persaingan talenta yang ketat.

Akses Talent Pool Luas Berisi Kandidat Berkualitas dengan KantorKu HRIS!

Jika Anda mencari akses ke pasar tenaga kerja yang berkualitas, kini Anda bisa menjangkaunya menggunakan aplikasi rekrutmen karyawan dari KantorKu HRIS

Anda dapat mengakses ribuan kandidat di talent pool yang terintegrasi LinkedIn maupun Google Job Posting

Fitur unlimited search memungkinkan Anda bebas mencari kandidat supaya menemukan yang sesuai kriteria Anda. 

Untuk mempermudah proses seleksi, KantorKu HRIS telah terintegrasi dengan ATS dari Dealls, sehingga pencarian kandidat bisa dilakukan otomatis dengan AI ranking system agar Anda mendapatkan kandidat yang sudah terkurasi (pre-screened).

Dashboard Rekrutmen Karyawan

Berikut beberapa keunggulan rekrutmen dengan KantorKu HRIS:

  • Loker Terintegrasi LinkedIn: Pasang lowongan sekali, otomatis tersebar luas tanpa biaya tambahan.
  • Screening CV Otomatis AI: Hemat waktu dengan sistem penyaringan otomatis berdasarkan kualifikasi.
  • Advanced Filtering: Filter detail mulai dari pengalaman, sertifikasi, hingga ekspektasi gaji.
  • Unlimited Talent Search: Jelajahi database kandidat tanpa batasan pencarian.
  • Email & Tes Otomatis: Kirim undangan interview dan tes teknis hanya dengan satu klik dari dashboard.

Segera book demo gratis untuk mulai mengakses talent pool berkualitas yang telah terkurasi ini dan dapatkan kandidat terbaik lebih cepat bersama KantorKu HRIS!

Banner KantorKu HRIS
Akses Talent Pool Luas dengan KantorKu HRIS!

KantorKu HRIS memiliki aplikasi rekrutmen dengan talent pool di LinkedIn dan Google Job Posting. Pencarian kandidat tanpa batas!

kantorku hris

Referensi:

Unraveling the Labor Market: Key Theories and Influences | Investopedia

How Labor Market Data Improves Recruitment Strategies & Analysis? | Jobspikr

Five Labor Market Challenges Businesses Face Now—and Ways to Address Them | U.S. Chamber of Commerce Foundation

Bagikan

Related Articles

cara screening cv

Cara Screening CV Manual & ATS [+Template Screening]

Cara screening CV manual & ATS yaitu tentukan must-have, gunakan scorecard, filter keyword, ranking kandidat, dan validasi red flag otomatis.
13 Februari 2026

50+ Contoh Soal Psikotes untuk Seleksi Kandidat & Cara Mengerjakannya

Butuh acuan rekrutmen? Temukan 50+ contoh soal psikotes kerja (TPA, MBTI, DISC, Kraepelin, SJT) lengkap dengan jawaban & cara pengerjaannya.
10 Februari 2026

25 Contoh Lowongan Pekerjaan yang Menarik & Strukturnya, Siap Copas!

Temukan 25 contoh lowongan pekerjaan menarik untuk berbagai posisi, mulai dari administrasi, interior designer, graphic designer, dan lainnya.
10 Februari 2026