Gaji Barista 2026: Starbucks, Kopi Kenangan, hingga Tomoro Coffee

Berapa gaji barista 2026? Simak kisaran gaji barista Starbucks, Kopi Kenangan, coffee shop lokal, hingga faktor yang memengaruhi.

KantorKu HRIS
Ditulis oleh
KantorKu HRIS • 21 Juli 2026
Key Takeaways
Rata-rata gaji barista di Indonesia berkisar Rp2.000.000 hingga Rp10.000.000+ per bulan, tergantung pengalaman, lokasi, dan tempat kerja.
Pengalaman kerja memengaruhi penghasilan barista, mulai dari barista pemula hingga posisi senior seperti head barista atau supervisor.
Gaji barista berbeda berdasarkan tempat kerja, seperti coffee shop lokal, franchise, hotel, hingga industri F&B.
Komponen gaji barista dapat mencakup gaji pokok, tunjangan, lembur, bonus, service charge, dan insentif performa.
Bisnis F&B dapat mengelola absensi, shift, payroll, dan administrasi karyawan lebih praktis dengan sistem HRIS terintegrasi seperti KantorKu HRIS.

Barista menjadi salah satu profesi yang semakin banyak dibutuhkan seiring berkembangnya industri coffee shop di Indonesia.

Tidak hanya bertugas membuat minuman, barista juga berperan dalam menjaga kualitas produk dan memberikan pengalaman terbaik kepada pelanggan.

Meningkatnya jumlah bisnis kopi membuat kebutuhan terhadap tenaga barista ikut bertambah, baik untuk coffee shop lokal, franchise, hotel, hingga restoran.

Lantas, berapa gaji barista di Indonesia saat ini? Apa saja faktor yang memengaruhi besar kecilnya penghasilan barista?

Melalui artikel ini, Anda akan mengetahui kisaran gaji barista, perbedaan penghasilan berdasarkan pengalaman, lokasi, dan tempat kerja, hingga cara perusahaan mengelola sistem gaji karyawan F&B dengan lebih efektif.

Apa Itu Barista?

gaji barista

Barista adalah seseorang yang bertanggung jawab dalam menyiapkan dan menyajikan minuman, terutama berbasis kopi, sesuai standar kualitas yang ditentukan oleh tempat kerja.

Dalam bisnis coffee shop atau industri F&B, barista menjadi salah satu posisi yang berhubungan langsung dengan pelanggan karena mereka tidak hanya membuat produk, tetapi juga memberikan pelayanan selama proses pemesanan.

Beberapa tugas utama seorang barista meliputi:

  • Menyiapkan berbagai jenis minuman seperti kopi, teh, dan minuman lainnya.
  • Mengoperasikan mesin kopi dan peralatan pendukung.
  • Melakukan proses pembuatan kopi sesuai standar resep.
  • Melayani pelanggan dan menerima pesanan.
  • Menjaga kebersihan area kerja dan peralatan.
  • Memastikan kualitas produk tetap konsisten.

Selain kemampuan teknis, barista juga perlu memahami dasar-dasar kopi seperti jenis biji kopi, metode penyeduhan, tingkat roasting, hingga teknik penyajian.

Pada bisnis F&B modern, posisi barista juga sering dikaitkan dengan kemampuan pelayanan pelanggan (customer service) karena pengalaman pelanggan tidak hanya ditentukan oleh rasa minuman, tetapi juga kualitas interaksi yang diberikan.

Baca Juga: Gaji Hotel Staff di Indonesia Berdasarkan Bintang & Semua Posisi

Rata-Rata Gaji Barista di Indonesia

Rata-rata gaji barista di Indonesia dapat berbeda tergantung pengalaman kerja, lokasi, jenis tempat usaha, hingga tanggung jawab yang dimiliki.

Sebagai gambaran, berikut kisaran gaji barista di Indonesia:

  • Rp2.000.000–Rp10.000.000+ per bulan

Selain gaji pokok, beberapa perusahaan juga memberikan tambahan penghasilan berupa bonus, service charge, uang makan, tunjangan, maupun insentif berdasarkan performa.

Bagi perusahaan yang mempekerjakan banyak barista, terutama dengan sistem kerja shift, pengelolaan gaji perlu dilakukan secara terstruktur agar perhitungan payroll tetap akurat dan proses administrasi menjadi lebih efisien.

Banner KantorKu HRIS
Ringankan Administrasi HR dengan KantorKu HRIS!

Kelola data karyawan, approval, absensi, payroll, hingga kebutuhan administrasi HR dalam satu software HRIS.

Gaji Barista Berdasarkan Pengalaman Kerja

Pengalaman kerja menjadi salah satu faktor yang memengaruhi besaran gaji barista.

Semakin tinggi pengalaman dan kemampuan yang dimiliki, semakin besar pula peluang untuk memperoleh gaji yang lebih tinggi maupun promosi ke posisi seperti head barista atau supervisor.

Berikut gambaran kisaran gaji barista berdasarkan pengalaman kerja:

1. Barista Pemula (Kurang dari 1 Tahun Pengalaman)

Barista pemula umumnya masih mempelajari dasar-dasar pembuatan kopi, penggunaan mesin espresso, serta standar pelayanan kepada pelanggan. Pada tahap ini, gaji biasanya disesuaikan dengan UMP atau UMK di wilayah tempat bekerja.

  • Kisaran gaji: Rp2.000.000–Rp3.500.000 per bulan

2. Barista Berpengalaman (2–4 Tahun Pengalaman)

Barista yang telah memiliki pengalaman kerja umumnya lebih menguasai teknik penyeduhan kopi, mampu menangani berbagai jenis pesanan, serta bekerja sesuai standar operasional yang ditetapkan perusahaan.

  • Kisaran gaji: Rp4.000.000–Rp6.000.000 per bulan

3. Senior Barista atau Head Barista (Lebih dari 4 Tahun Pengalaman)

Senior barista atau head barista biasanya bertanggung jawab mengawasi operasional bar, menjaga kualitas minuman, melatih barista baru, hingga mengelola stok bahan baku. Sertifikasi di bidang specialty coffee juga dapat menjadi nilai tambah untuk meningkatkan jenjang karier.

  • Kisaran gaji: Rp6.500.000–Rp10.000.000+ per bulan

Baca Juga: Berapa Gaji Cleaning Service? Cek Kisaran Lengkapnya!

Gaji Barista Berdasarkan Lokasi

Selain pengalaman kerja, lokasi tempat bekerja juga memengaruhi besaran gaji barista. Kota dengan biaya hidup lebih tinggi dan industri F&B yang berkembang umumnya menawarkan standar gaji yang lebih besar dibandingkan daerah lainnya.

Berikut perkiraan kisaran gaji barista di beberapa kota di Indonesia:

LokasiKisaran Gaji Barista per Bulan
DKI JakartaRp3.500.000–Rp7.500.000
TangerangRp3.000.000–Rp6.000.000
BekasiRp3.000.000–Rp6.000.000
BandungRp2.800.000–Rp5.500.000
SurabayaRp3.000.000–Rp6.000.000
YogyakartaRp2.200.000–Rp4.500.000
SemarangRp2.500.000–Rp5.000.000
MedanRp2.800.000–Rp5.500.000
DenpasarRp3.000.000–Rp6.500.000
MakassarRp2.700.000–Rp5.000.000

Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti biaya hidup, UMK atau UMP setempat, tingkat persaingan industri kopi, serta skala bisnis tempat barista bekerja.

Misalnya, gaji barista Jakarta atau gaji barista di Jakarta Selatan umumnya lebih tinggi karena tingginya permintaan tenaga kerja dan banyaknya coffee shop yang beroperasi di wilayah tersebut.

Baca Juga: Gaji Housekeeping Hotel di Indonesia Berdasarkan Bintang & Lokasi

Gaji Barista Berdasarkan Tempat Kerja

gaji barista starcbucks, kopi kenangan, janji jiwa

Selain pengalaman dan lokasi, tempat kerja juga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi besaran gaji barista. Setiap jenis usaha memiliki standar operasional, beban kerja, serta struktur kompensasi yang berbeda, sehingga penghasilan barista pun dapat bervariasi.

Berikut gambaran kisaran gaji barista berdasarkan tempat kerjanya:

1. Gaji Barista di Coffee Shop Lokal

Barista yang bekerja di coffee shop lokal umumnya bertanggung jawab mulai dari menyiapkan minuman, melayani pelanggan, hingga menjaga kebersihan area bar.

Pada bisnis berskala kecil, seperti kedai kopi independen, gaji barista cafe kecil biasanya mengikuti UMP atau UMK di daerah setempat.

  • Kisaran gaji: Rp2.000.000–Rp4.000.000 per bulan

2. Gaji Barista di Coffee Shop Franchise

Coffee shop franchise umumnya memiliki standar operasional yang lebih terstruktur serta peluang pengembangan karier yang lebih jelas.

Barista di jaringan seperti Kopi Kenangan, Fore Coffee, Janji Jiwa, Point Coffee, Tomoro Coffee, atau Starbucks biasanya juga berkesempatan memperoleh bonus maupun insentif sesuai kebijakan perusahaan.

  • Kisaran gaji: Rp3.000.000–Rp6.000.000 per bulan

Sebagai contoh, gaji barista Starbucks, gaji barista Kopi Kenangan, dan gaji barista Point Coffee kerap menjadi acuan karena perusahaan-perusahaan tersebut merupakan salah satu jaringan coffee shop terbesar di Indonesia.

3. Gaji Barista di Hotel

Barista yang bekerja di hotel umumnya melayani tamu dengan standar pelayanan yang lebih tinggi dibanding coffee shop biasa. Selain kemampuan membuat kopi, mereka juga dituntut memiliki kemampuan komunikasi dan pelayanan (hospitality) yang baik.

  • Kisaran gaji: Rp3.500.000–Rp7.000.000 per bulan

4. Gaji Barista di Restoran dan Industri F&B

Banyak restoran, bakery, maupun perusahaan F&B yang mempekerjakan barista untuk melayani kebutuhan minuman pelanggan. Selain menyiapkan kopi, barista juga dapat bekerja sama dengan tim dapur dan pelayanan untuk menjaga kualitas operasional.

  • Kisaran gaji: Rp3.000.000–Rp5.500.000 per bulan

5. Gaji Head Barista atau Supervisor Bar

Head barista atau supervisor bar memiliki tanggung jawab yang lebih besar dibanding barista biasa.

Selain memastikan kualitas minuman tetap konsisten, mereka juga bertugas mengatur operasional bar, melatih anggota tim, mengelola stok bahan baku, hingga melakukan evaluasi kinerja barista.

  • Kisaran gaji: Rp6.500.000–Rp10.000.000+ per bulan

Baca Juga: Berapa Gaji Front Office Hotel? Cek Kisaran per Bintang Hotel & Lokasi

Banner KantorKu HRIS
Ringankan Administrasi HR dengan KantorKu HRIS!

Kelola data karyawan, approval, absensi, payroll, hingga kebutuhan administrasi HR dalam satu software HRIS.

Komponen Gaji Barista

Gaji barista tidak hanya terdiri dari gaji pokok, tetapi juga dapat mencakup berbagai komponen tambahan sesuai kebijakan perusahaan. Memahami setiap komponen ini penting agar perusahaan dapat menyusun sistem kompensasi yang adil dan kompetitif.

Berikut beberapa komponen yang umumnya membentuk gaji barista:

1. Gaji Pokok

Gaji pokok merupakan komponen utama yang diterima barista setiap bulan. Besarannya biasanya disesuaikan dengan UMP atau UMK, pengalaman kerja, serta posisi yang dijabat.

2. Tunjangan Makan atau Transportasi

Sebagian perusahaan memberikan tunjangan makan atau transportasi untuk membantu memenuhi kebutuhan operasional karyawan selama bekerja.

3. Upah Lembur

Jika barista bekerja melebihi jam kerja yang telah ditentukan, perusahaan wajib memberikan upah lembur sesuai ketentuan yang berlaku.

Perhitungan upah lembur di Indonesia mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021 tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Alih Daya, Waktu Kerja dan Waktu Istirahat, serta Pemutusan Hubungan Kerja.

4. Service Charge

Pada hotel, restoran, atau kafe tertentu, barista dapat menerima service charge yang berasal dari biaya layanan yang dibayarkan pelanggan dan dibagikan sesuai kebijakan perusahaan.

5. Bonus atau Insentif Performa

Perusahaan juga dapat memberikan bonus berdasarkan pencapaian target penjualan, penilaian kinerja, atau performa tim sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi karyawan.

6. Tips dari Pelanggan

Beberapa coffee shop atau restoran memperbolehkan barista menerima tip dari pelanggan. Meskipun jumlahnya tidak tetap, tip dapat menjadi tambahan penghasilan di luar gaji pokok.

Baca Juga: Berapa Gaji Kurir 2026? Cek Rinciannya di 15 Ekspedisi Ini!

Faktor yang Memengaruhi Besaran Gaji Barista

berapa gaji barista

Besaran gaji barista dapat berbeda antara satu karyawan dengan yang lainnya. Selain pengalaman kerja, terdapat beberapa faktor lain yang turut memengaruhi standar penghasilan di industri coffee shop dan F&B.

Berikut beberapa faktor yang memengaruhi besaran gaji barista:

1. Pengalaman Kerja

Semakin lama pengalaman yang dimiliki, semakin besar peluang barista memperoleh gaji yang lebih tinggi karena telah menguasai keterampilan dan operasional kerja.

2. Lokasi Tempat Kerja

Barista yang bekerja di kota besar, seperti Jakarta atau Bali, umumnya menerima gaji lebih tinggi karena menyesuaikan biaya hidup dan tingginya permintaan tenaga kerja.

3. Jenis Tempat Kerja

Standar gaji di coffee shop lokal, franchise, hotel, maupun restoran dapat berbeda karena masing-masing memiliki skala bisnis dan struktur kompensasi yang tidak sama.

4. Posisi dan Tanggung Jawab

Head barista atau supervisor bar biasanya menerima gaji lebih besar karena memiliki tanggung jawab tambahan, seperti mengawasi tim, menjaga kualitas produk, dan mengelola operasional bar.

5. Skill dan Sertifikasi

Kemampuan seperti latte art, manual brewing, pengetahuan tentang kopi, hingga sertifikasi profesi dapat menjadi nilai tambah yang memengaruhi besaran gaji.

6. Sistem Kerja dan Jam Operasional

Barista yang bekerja dengan sistem shift, lembur, atau pada jam operasional yang lebih panjang berpotensi memperoleh tambahan penghasilan dari upah lembur maupun insentif sesuai kebijakan perusahaan.

Baca Juga: Apa itu Employee Flexible Benefits? Ini Manfaat, Jenis & Contohnya

Skill yang Harus Dimiliki Barista

Selain mampu membuat kopi, seorang barista juga perlu memiliki berbagai keterampilan yang mendukung kualitas pelayanan dan operasional bisnis.

Skill ini tidak hanya membantu meningkatkan kepuasan pelanggan, tetapi juga menjadi nilai tambah yang dapat memengaruhi perkembangan karier.

Berikut beberapa skill yang perlu dimiliki seorang barista:

1. Pengetahuan tentang Kopi

Barista perlu memahami jenis biji kopi, tingkat roasting, karakter rasa, hingga berbagai metode penyeduhan agar dapat menghasilkan minuman yang berkualitas.

2. Kemampuan Mengoperasikan Mesin Kopi

Barista harus mampu menggunakan mesin espresso, grinder, dan peralatan pendukung lainnya dengan benar untuk menjaga konsistensi hasil minuman.

3. Customer Service

Kemampuan melayani pelanggan dengan ramah, sopan, dan responsif sangat penting untuk menciptakan pengalaman yang positif serta meningkatkan loyalitas pelanggan.

4. Komunikasi yang Baik

Barista perlu berkomunikasi secara efektif dengan pelanggan maupun rekan kerja agar proses pelayanan dan operasional berjalan lancar.

5. Manajemen Waktu

Kemampuan mengatur waktu membantu barista menyelesaikan pesanan dengan cepat, terutama saat jam operasional sedang ramai tanpa mengurangi kualitas produk.

6. Kedisiplinan dan Kebersihan

Barista harus menjaga kebersihan area kerja, mematuhi standar keamanan pangan, serta menerapkan SOP yang berlaku agar kualitas produk dan pelayanan tetap terjaga.

Baca Juga: Berapa Gaji Ojek Online? Cek Penghasilan Driver Ojol Terbaru

Cara Menentukan Gaji Barista yang Ideal untuk Bisnis

Menentukan gaji barista yang ideal tidak hanya mempertimbangkan kemampuan finansial perusahaan, tetapi juga perlu disesuaikan dengan standar industri agar tetap kompetitif. 

Dengan sistem kompensasi yang tepat, perusahaan dapat menarik dan mempertahankan barista berkualitas.

Berikut beberapa cara yang dapat Anda terapkan:

1. Sesuaikan dengan UMP atau UMK

Pastikan gaji pokok barista memenuhi ketentuan UMP atau UMK yang berlaku di wilayah operasional perusahaan sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi ketenagakerjaan.

2. Pertimbangkan Pengalaman dan Posisi

Barista pemula, barista berpengalaman, hingga head barista sebaiknya memiliki rentang gaji yang berbeda sesuai tingkat keahlian dan tanggung jawabnya.

3. Tambahkan Insentif Berdasarkan Performa

Perusahaan dapat memberikan bonus berdasarkan target penjualan, kualitas pelayanan, atau pencapaian KPI agar karyawan lebih termotivasi meningkatkan kinerjanya.

4. Perhitungkan Sistem Shift dan Lembur

Jika barista bekerja dengan sistem shift atau melebihi jam kerja normal, pastikan perusahaan menghitung upah lembur dan tunjangan sesuai kebijakan serta peraturan yang berlaku.

5. Berikan Tunjangan dan Benefit yang Kompetitif

Selain gaji pokok, pertimbangkan pemberian tunjangan makan, transportasi, BPJS, maupun benefit lainnya untuk meningkatkan kesejahteraan dan loyalitas karyawan.

6. Gunakan Sistem Payroll yang Terintegrasi

Menggunakan software payroll Indonesia atau aplikasi perhitungan gaji karyawan dapat membantu perusahaan menghitung gaji, lembur, insentif, hingga potongan secara lebih cepat, akurat, dan meminimalkan risiko human error.

Kelola Absensi, Shift, dan Penggajian Barista Lebih Praktis dengan KantorKu HRIS!

Mengelola gaji barista tidak hanya berkaitan dengan menentukan nominal pembayaran, tetapi juga memastikan berbagai komponen seperti absensi, jadwal shift, lembur, tunjangan, insentif, hingga potongan dapat dihitung secara akurat setiap periode payroll.

Terlebih jika bisnis Anda memiliki banyak barista dengan sistem kerja shift, proses administrasi yang masih dilakukan secara manual dapat memakan waktu dan meningkatkan risiko kesalahan perhitungan.

Jika Anda membutuhkan aplikasi HRIS yang mempermudah pekerjaan HR, KantorKu HRIS dapat membantu perusahaan mengelola absensi, payroll, KPI, dan administrasi SDM dalam satu sistem yang lebih terintegrasi.

Dashboard Payroll KantorKu HRIS

Berikut beberapa fitur yang dapat Anda manfaatkan:

  • Perhitungan gaji otomatis: Menghitung gaji driver, lembur, insentif trip, BPJS, dan komponen lainnya secara otomatis dan akurat.
  • Terintegrasi dengan absensi dan perjalanan kerja: Data kehadiran dan aktivitas driver langsung masuk ke sistem tanpa input manual.
  • Slip gaji digital: Driver dapat mengakses rincian gaji dengan lebih transparan dan mudah kapan saja.
  • Sistem sesuai regulasi ketenagakerjaan: Perhitungan mengikuti aturan yang berlaku sehingga lebih aman dan compliant.
  • Manajemen payroll lebih cepat: Proses pembayaran gaji dapat dilakukan hanya dalam beberapa klik tanpa proses administrasi yang rumit.

Dengan bantuan aplikasi gaji karyawan, aplikasi pembayaran gaji karyawan, hingga aplikasi perhitungan gaji karyawan yang terintegrasi, pengelolaan gaji kurir dapat berjalan lebih efisien, akurat, dan scalable untuk mendukung pertumbuhan bisnis Anda.

Jika Anda ingin proses pengelolaan kurir dan payroll menjadi lebih sederhana dan modern, Anda bisa mulai menggunakan KantorKu HRIS sebagai solusi HR terintegrasi untuk perusahaan Anda.

Yuk, book demo gratis KantorKu HRIS sekarang juga!

Banner KantorKu HRIS
Ringankan Administrasi HR dengan KantorKu HRIS!

Kelola data karyawan, approval, absensi, payroll, hingga kebutuhan administrasi HR dalam satu software HRIS.

Bagikan

Related Articles

Apa itu Three Way Matching? Cara Kerja, Contoh & Template PDF

Three way matching adalah proses verifikasi purchase order, invoice, dan goods receipt sebelum pembayaran dilakukan. Ini cara melakukannya.
town hall meeting

Apa Itu Town Hall Meeting? Pengertian, Tujuan, & Cara Melaksanakannya

Town hall meeting membantu perusahaan membangun komunikasi transparan. Ketahui pengertian, manfaat, jenis, dan cara melakukannya.
bunga kartu kredit di indonesia

Apa Itu Bunga Kartu Kredit? Ini Jenis dan Cara Menghitungnya

Bunga kartu kredit adalah biaya yang dikenakan saat tagihan tidak dibayar penuh. Cek jenis, cara menghitung, dan faktor yang memengaruhi besarannya.