Kode Settlement BRI Berapa? Ini Daftar Kode & Cara Pakainya untuk Bisnis

Kode settlement BRI adalah 4560 atau 1400. Anda bisa menggunakannya untuk memproses transaksi EDC BRI. Simak cara pakainya di sini.

KantorKu HRIS
Ditulis oleh
KantorKu HRIS • 13 April 2026
Key Takeaways
Kode settlement adalah proses penyelesaian transaksi agar dana berpindah dari mesin ke rekening merchant
Kode settlement standar untuk EDC BRI adalah 4560, tetapi bisa juga 1400
Disarankan dilakukan setiap hari sebelum pukul 22.00 WIB agar dana cair pada H+1
Kode settlement berfungsi sebagai proteksi agar hanya pihak berwenang yang dapat menutup buku transaksi
Jika settlement tidak dilakukan, dana transaksi pelanggan akan tertahan di sistem

Kode settlement BRI adalah kode yang perlu Anda ingat jika bisnis menggunakan mesin EDC BRI untuk menerima pembayaran dan mencairkan hasil transaksi. 

Dengan memahami proses settlement membantu Anda mengurangi kebingungan saat dana belum masuk, struk belum tercetak, atau transaksi perlu dicek statusnya.

Walaupun topik ini terdengar teknis, sebenarnya konsepnya cukup sederhana. Settlement pada dasarnya adalah proses penyelesaian transaksi agar data penjualan atau pembayaran yang terekam di mesin diproses dan diteruskan sesuai alur bank. 

Maka agar lebih mudah dipahami, mari pahami lebih lanjut tentang kode settlement BRI melalui artikel ini!

Apa Itu Kode Settlement BRI?

Mesin EDC BRI | Sumber: KTPSakti

Kode settlement BRI adalah kode atau password yang digunakan saat menjalankan proses penyelesaian transaksi pada mesin EDC BRI. 

Kode ini biasanya dipakai ketika merchant ingin memproses transaksi yang sudah masuk di mesin agar tercetak bukti dan status transaksinya diproses sesuai alur settlement

Dengan kode settlement EDC BRI, Anda bisa memindahkan dana dari mesin EDC ke rekening bank hingga mencetak rekapitulasi penjualan. 

Proses ini perlu dilakukan agar transaksi tercatat resmi dan uang cair ke rekening penjual. Kode ini dipakai setiap hari, biasanya malam hari sebelum jam 22.00 WIB, agar dana transaksi masuk ke rekening pedagang (merchant) pada H+1

Banner KantorKu HRIS
Modernkan Penggajian Bisnis dengan KantorKu HRIS!

Dengan KantorKu HRIS, Anda bisa mengintegrasikan data absensi ke sistem payroll agar pembayaran gaji karyawan tetap tepat waktu.

Fungsi Kode Settlement dalam Transaksi Perusahaan

Kode settlement berfungsi untuk menutup transaksi di mesin EDC dan membantu bisnis menjaga ketertiban pencatatan harian. 

Jika dibedah lebih lanjut, mari pahami apa saja fungsi kode settlement BRI:

1. Menyelesaikan Transaksi Harian pada Mesin EDC

Fungsi kode settlement adalah untuk menjalankan proses penyelesaian transaksi yang sudah masuk ke mesin EDC BRI selama satu hari kerja. 

Tanpa proses ini, transaksi bisa saja belum tercatat secara lengkap dalam siklus administrasi merchant.

2. Membantu Rekapitulasi Transaksi

Kode settlement membantu merchant melihat total transaksi yang telah diproses pada hari itu dengan lebih tertata. 

Dengan settlement yang rutin, proses rekap harian menjadi lebih mudah dan tidak terlalu bergantung pada pencatatan manual.

3. Mendukung Pencairan Dana ke Rekening Merchant

Settlement berperan untuk memastikan transaksi yang sudah dilakukan pelanggan masuk ke tahap pemrosesan dana ke rekening merchant

Jika settlement tidak dilakukan dengan benar, merchant bisa bingung karena merasa transaksi sudah terjadi tetapi dana belum juga terlihat sesuai harapan.

4. Menjadi Bukti Administratif lewat Struk Settlement

Saat proses settlement berhasil, mesin EDC biasanya akan mencetak struk sebagai bukti bahwa transaksi harian telah diselesaikan. 

Struk ini berguna sebagai dokumen pendukung untuk pengecekan, pelaporan, maupun rekonsiliasi sederhana. 

5. Membantu Mendeteksi Masalah Transaksi

Proses ini berguna sebagai kontrol awal sebelum masalah menjadi lebih besar dan mengganggu laporan keuangan usaha. 

Bagi bisnis yang memiliki transaksi non-tunai setiap hari, fungsi ini berguna untuk menjaga ketelitian operasional.

6. Meningkatkan Keamanan Penggunaan Mesin EDC

Kode settlement juga berfungsi sebagai lapisan pengamanan agar tidak semua orang bisa sembarangan menjalankan proses penyelesaian transaksi di mesin EDC. 

Dengan adanya kode ini, penggunaan fitur settlement menjadi lebih terkontrol dan tidak mudah disalahgunakan.

7. Mempermudah Rekonsiliasi Keuangan Bisnis

Settlement yang dilakukan secara tertib akan memudahkan bisnis membandingkan data transaksi mesin dengan laporan bank atau laporan penjualan internal. 

Dalam jangka panjang, fungsi ini membantu menjaga administrasi keuangan tetap rapi dan dapat ditelusuri.

Baca Juga: Apa Itu Rekonsiliasi Bank? Cek Pengertian, Fungsi, Cara, & Contohnya

Kode Settlement BRI Berapa?

Pertanyaan kode settlement BRI berapa sering muncul dari merchant yang baru pertama kali menggunakan mesin EDC BRI. 

Kode settlement yang umum dipakai pada mesin EDC BRI adalah 4560. Namun, pada tipe mesin tertentu, kode bawaan bisa berbeda yaitu 1400.

Jika kode umum tidak bisa digunakan, langkah paling aman adalah mengecek panduan mesin atau langsung menghubungi pihak BRI. 

Dengan begitu, Anda bisa menghindari salah input berulang yang justru berisiko membuat proses operasional terhambat.

Jenis KodeKeterangan
Kode Umum Settlement EDC BRI4560
Kode Bawaan Settlement EDC BRI1400

Cara Menggunakan Mesin EDC BRI untuk Settlement

Setelah memahami arti settlement dan kode yang biasa digunakan, langkah berikutnya adalah mengetahui cara memakainya. 

Walaupun tampilan mesin EDC bisa sedikit berbeda, alur dasarnya cenderung mirip. Secara umum, berikut cara menggunakan mesin EDC BRI:

1. Nyalakan Mesin EDC BRI

Pastikan mesin sudah siap untuk digunakan. Mesin harus dalam kondisi aktif karena settlement tidak akan berjalan baik jika perangkat belum siap.

2. Masuk ke Menu Fungsi

Setelah mesin siap, tekan tombol Function, lalu masukkan angka 1 dan tekan Enter. Menu ini biasanya menjadi pintu masuk ke beberapa pengaturan atau fitur transaksi lanjutan, termasuk settlement.

3. Pilih Jenis Kartu atau Transaksi

Pada beberapa mesin, Anda akan diminta memilih jenis kartu atau jenis transaksi yang ingin diproses, misalnya debit, kredit, atau BRIZZI. Pilih sesuai kebutuhan lalu lanjutkan ke tahap berikutnya.

4. Masuk ke Menu Settlement

Setelah itu, pilih opsi Settlement. Menu ini digunakan untuk menjalankan proses penyelesaian transaksi harian yang tersimpan di mesin EDC.

5. Masukkan Kode Settlement

Saat diminta memasukkan password, ketik kode settlement yang berlaku. Kode yang umum dipakai adalah 4560, sedangkan pada mesin tertentu bisa 0000 atau 1400. Kode ini harus akurat karena mesin akan memverifikasi otorisasi sebelum melanjutkan.

6. Cek dan Konfirmasi Nominal Transaksi

Setelah kode diterima, mesin akan menampilkan jumlah nominal transaksi yang direkap. Periksa kembali nilainya, lalu tekan YES atau tombol konfirmasi yang sesuai agar Anda tidak salah melanjutkan transaksi yang seharusnya dicek lebih dulu.

7. Tunggu Struk Settlement Keluar

Jika semua proses berjalan lancar, mesin akan mencetak struk settlement. Struk ini menjadi bukti bahwa settlement berhasil dilakukan. 

Simpan struk tersebut karena berguna untuk pencatatan, pengecekan transaksi, atau rekonsiliasi bila sewaktu-waktu diperlukan.

Banner KantorKu HRIS
Modernkan Penggajian Bisnis dengan KantorKu HRIS!

Dengan KantorKu HRIS, Anda bisa mengintegrasikan data absensi ke sistem payroll agar pembayaran gaji karyawan tetap tepat waktu.

Cara Mengecek Status Transaksi dengan Kode Settlement BRI

Dalam banyak kasus, yang perlu dicek bukan hanya kodenya, tetapi juga apakah settlement sudah dijalankan. Untuk melakukan pengecekan, Anda bisa mengikuti langkah berikut:

1. Lihat Struk Settlement

Struk settlement adalah bukti paling awal yang bisa Anda periksa. Dari sini, Anda dapat melihat apakah proses penutupan transaksi sudah dijalankan.

2. Cocokkan dengan Waktu Cut Off

Untuk QRIS BRI, cut off transaksi tercatat pada pukul 23.30 WIB dan settlement dilakukan H+1 pukul 06.30–10.00 WIB. 

Artinya, jika merchant mengecek terlalu cepat, dana bisa saja memang belum masuk karena masih menunggu jadwal settlement.

3. Gunakan Aplikasi BRImerchant untuk Monitoring

Jika merchant Anda sudah menggunakan aplikasi BRImerchant, proses pengecekan bisa lebih mudah. 

Aplikasi ini memungkinkan merchant memantau transaksi QRIS dan EDC, termasuk status transaksi seperti berhasil, gagal, atau pending.

4. Download Laporan Settlement jika Diperlukan

Melalui aplikasi BRImerchant, merchant juga bisa mengunduh laporan settlement. Fitur ini berguna untuk evaluasi, dokumentasi, dan rekonsiliasi keuangan bisnis agar tidak hanya bergantung pada struk kertas.

5. Hubungi Pusat Bantuan Jika Ada Kendala

Jika status transaksi tidak jelas atau mesin berkali-kali menolak proses settlement, Anda sebaiknya segera menghubungi pihak BRI. 

Baca Juga: Mengenal Payroll Mandiri, Ini Fitur, Keuntungan, dan Cara Kelolanya

Dampak Kode Settlement bagi HR dan Operasional Bisnis

Sekilas, settlement terlihat hanya urusan kasir. Padahal, dampaknya bisa melebar ke operasional bisnis dan bahkan ke HR. 

Untuk itu, mari pahami apa saja dampak kode settlement bagi HR dan operasional bisnis:

1. Membantu Administrasi Operasional Lebih Tertib

Transaksi yang terselesaikan dengan benar lebih mudah dicatat dan ditelusuri. Hasilnya membuat pekerjaan admin lebih ringan saat merekap pemasukan atau memeriksa mutasi.

2. Mengurangi Potensi Salah Hitung pada Rekap Harian

Jika settlement tidak rutin atau tidak dipahami, bisnis lebih rentan mengalami selisih catatan. Dalam jangka panjang, ini dapat memengaruhi laporan keuangan sederhana maupun evaluasi internal.

3. Mendukung Proses Pembayaran Internal

Saat perusahaan mulai bertumbuh, kebutuhan akan sistem yang lebih terintegrasi juga ikut meningkat, misalnya perlu menggunakan software payroll untuk pengelolaan pembayaran karyawan yang lebih rapi.

4. Menghemat Waktu Tim Admin dan HR

Semakin sedikit masalah transaksi yang harus dicek manual, semakin banyak waktu yang bisa dialihkan ke pekerjaan yang lebih strategis. 

5. Membantu Kontrol Bisnis Saat Volume Transaksi Meningkat

Bisnis yang mulai ramai tidak bisa terus mengandalkan ingatan atau pencatatan seadanya. Settlement yang dipahami dengan baik membantu operasional lebih siap menghadapi pertumbuhan transaksi.

FAQ Seputar Kode Settlement BRI

Jika kamu masih memiliki pertanyaan seputar kode settlement BRI, maka bisa simak jawabannya di bawah ini:

1. Apakah Kode Settlement Berarti Transaksi Gagal?

Tidak selalu. Settlement justru berkaitan dengan penyelesaian transaksi, bukan otomatis penanda kegagalan. 

Dalam beberapa kasus, pengguna hanya melihat dana belum masuk padahal transaksi masih mengikuti alur cut off dan jadwal settlement

2. Apakah Dana akan Kembali Otomatis?

Jawabannya tergantung status transaksi. Jika transaksi memang batal atau tidak berhasil diproses, alur pengembalian dana akan mengikuti kebijakan sistem pembayaran dan bank terkait. 

3. Apakah Bisa Dibatalkan?

Pembatalan bergantung pada jenis transaksi, statusnya, dan fitur yang tersedia di mesin atau sistem merchant

Jangan menganggap semua transaksi yang sudah masuk settlement dapat dibatalkan begitu saja. Bila perlu, cek segera pada hari yang sama dan ikuti prosedur resmi merchant atau bank.

4. Berapa Lama Maksimal Prosesnya?

Untuk QRIS BRI, settlement dilakukan H+1 pukul 06.30–10.00 WIB dengan cut off transaksi pukul 23.30 WIB. Jadi, dalam kondisi normal, merchant biasanya perlu menunggu sesuai jadwal tersebut sebelum menyimpulkan ada keterlambatan. 

Kelola Payroll Tanpa Drama Transfer lewat KantorKu HRIS!

Ketika perusahaan sudah berkembang, tantangan administrasi biasanya tidak berhenti di pembayaran merchant saja. 

Anda juga perlu memastikan penggajian dan perhitungan komponen payroll berjalan dengan rapi.

Jika perusahaan Anda ingin proses penggajian lebih tertata, Anda bisa menggunakan aplikasi pembayaran gaji karyawan hingga kalkulator gaji dari KantorKu HRIS untuk menghitung gaji otomatis.

Dashboard Payroll KantorKu HRIS

KantorKu HRIS menawarkan beberapa fungsi, di antaranya:

  • Payroll Analytics: Memberikan insight mengenai statistik penggajian dan beban biaya karyawan tanpa membuat laporan manual yang melelahkan.
  • Integrasi Absensi & Payroll: Menghubungkan data kehadiran, lembur, dan cuti secara otomatis dengan sistem perhitungan gaji.
  • Kalkulator Gaji & Pajak Otomatis: Memproses perhitungan gaji bersih, PPh 21, hingga iuran BPJS secara instan sesuai regulasi terbaru.
  • Disbursement Gaji Satu Klik: Memungkinkan perusahaan melakukan transfer gaji ke berbagai rekening bank secara massal.
  • Employee Self Service (ESS): Memberikan akses mandiri bagi karyawan untuk mengunduh slip gaji dan memantau rincian pendapatan mereka.

Jika Anda membutuhkan sistem HRIS yang mempermudah payroll dan transfer gaji karyawan, bisa pertimbangkan pilih KantorKu HRIS

Langsung saja book demo gratis sekarang juga untuk mulai menghitung dan mengirim gaji karyawan hanya dalam beberapa klik!

Banner KantorKu HRIS
Modernkan Penggajian Bisnis dengan KantorKu HRIS!

Dengan KantorKu HRIS, Anda bisa mengintegrasikan data absensi ke sistem payroll agar pembayaran gaji karyawan tetap tepat waktu.

Bagikan

Related Articles

Daftar Harga Mesin Cetak ID Card Terbaru 2026 dari 10 Merek Terbaik

Harga printer cetak kartu ID card berkisar dari Rp4.000.000–Rp40.000.000 tergantung fitur. Cek pilihan rekomendasi dan fiturnya di sini!

10 Mesin Kartu RFID Terbaik untuk Absensi Kantor & Jenisnya

Mesin kartu RFID adalah mesin untuk mencatat kehadiran karyawan secara cepat. Pelajari cara kerja, jenis, hingga rekomendasi mesinnya di sini.

PPh Final: Aturan, Tarif, & Cara Menghitungnya di Perusahaan

PPh Final adalah pajak yang dikenakan langsung pada penghasilan tertentu dengan tarif khusus. Cari tahu pengertian, tarif terbaru, hingga cara menghitungnya.