20 Contoh Team Building Seru agar Tim Semakin Solid

Temukan 20 contoh team building seru untuk kantor dan organisasi, mulai dari ide games indoor hingga outdoor untuk perkuat bonding tim.

KantorKu HRIS
Ditulis oleh
KantorKu HRIS • 09 Februari 2026
Key Takeaways
Team building terbukti meningkatkan keterlibatan karyawan yang berdampak langsung pada produktivitas tim.
Kegiatan team building tidak harus mahal dan bisa dilakukan indoor maupun outdoor di kantor.
Games sederhana seperti ice breaking efektif mencairkan suasana dan mempererat hubungan tim.
Aktivitas team building membantu melatih komunikasi, kolaborasi, dan kepercayaan antar anggota.
Team building yang rutin dapat menciptakan budaya kerja yang lebih solid.

Membangun keterlibatan karyawan melalui team building adalah investasi yang bisa berdampak langsung pada performa bisnis Anda. 

Berdasarkan laporan State of the American Workplace dari Gallup, perusahaan dengan tingkat keterlibatan karyawan yang tinggi terbukti 21% lebih profitabel dibandingkan mereka yang memiliki keterlibatan rendah. 

Hal ini menunjukkan bahwa suasana kerja yang solid mampu memacu produktivitas yang berujung pada keuntungan finansial. 

Salah satu cara untuk mempererat hubungan antarstaf adalah melalui berbagai kegiatan team building. Jika Anda sedang mencari contoh team building untuk memperkuat kekompakan tim di kantor, mari intip rekomendasi berikut ini!

Daftar Contoh Team Building Seru dan Menyenangkan

Aktivitas team building tidak selalu harus mewah atau dilakukan di luar kota. Anda bisa menerapkan beberapa contoh aktivitas team building berikut ini di area kantor, baik indoor maupun outdoor  tanpa membutuhkan biaya besar. Apa saja? Berikut daftarnya!

1. Rebutan Kursi

Ilustrasi Game Rebutan Kursi | Sumber: Pinterest

Tujuan: Melatih kelincahan, konsentrasi, dan kecepatan berpikir.

Waktu: 10–15 menit.

Jumlah Peserta: Minimal 10 orang.

Alat yang Dibutuhkan: Kursi (jumlah peserta dikurangi satu) dan musik.

Cara Bermain: Peserta berdiri mengelilingi kursi yang disusun melingkar. Saat musik diputar, peserta berjalan mengelilingi kursi. 

Begitu musik berhenti, semua harus berebut duduk. Peserta yang tidak kebagian kursi akan gugur. Satu kursi diambil setiap babak hingga tersisa satu pemenang.

Banner KantorKu HRIS
Pantau Progres Kerja Tim Tanpa Harus Micromanage!

Dengan KantorKu HRIS karyawan bisa update progres KPI langsung dari HP. Manajer cukup pantau semua lewat satu dashboard.

2. Peta Perjalanan Hidup

Tujuan: Membangun koneksi mendalam, saling memahami, dan refleksi diri.

Waktu: 30–60 menit.

Jumlah Peserta: 3 orang atau lebih.

Alat yang Dibutuhkan: Kertas besar/karton, alat tulis, krayon, atau bahan kolase.

Cara Bermain: Ide games team building indoor ini cenderung personal. Peserta diminta menggambar atau membuat kolase mengenai perjalanan hidup mereka. 

Setelah selesai, setiap orang menceritakan “peta hidup” tersebut kepada tim untuk menciptakan rasa empati dan kebersamaan.

Misalnya, seorang karyawan menggambar gunung di tahun 2020 sebagai simbol kelulusan, lalu garis turun di tahun 2021 karena sulit mencari kerja, dan garis naik lagi saat bergabung dengan perusahaan Anda. 

Contoh Life Map | Sumber: Thoughtful Learning

3. “Ikuti Gerakan Ini”

Ilustrasi Game “Ikuti Gerakan Ini” | Sumber: Guide.inc

Tujuan: Melatih konsentrasi, koordinasi motorik, dan kebersamaan tim.

Waktu: 15–20 menit.

Jumlah Peserta: 10–20 orang.

Alat yang Dibutuhkan: Musik pengiring.

Cara Bermain: Contoh team building dalam organisasi ini mudah dicoba. Seorang pemimpin akan melakukan gerakan tertentu mengikuti irama musik. Peserta harus meniru gerakan tersebut dengan tepat. 

Seiring waktu, gerakan dibuat lebih cepat dan kompleks. Peserta yang salah mengikuti gerakan akan dieliminasi hingga tersisa peserta yang paling fokus.

Baca Juga: 21 Ide Game Team Building Indoor & Outdoor, Dijamin Seru! 

4. Balap Sendok Telur

Contoh Balap Sendok Telur | Sumber: Pinterest

Tujuan: Melatih koordinasi, keseimbangan, dan kerja sama pasangan.

Waktu: 15–20 menit.

Jumlah Peserta: Kelompok besar (dibagi berpasangan).

Alat yang Dibutuhkan: Sendok dan telur (atau bola pingpong).

Cara Bermain: Ini adalah contoh games team building klasik tetapi seru. Peserta berdiri berhadapan dengan jarak sekitar 9 meter. 

Pemain pertama menggigit sendok berisi telur dan lari menuju rekannya. Telur harus dipindahkan ke sendok rekan tanpa jatuh dan tanpa bantuan tangan. Tim tercepat yang berhasil membawa telur kembali ke garis awal adalah pemenangnya.

5. Berburu Harta Karun (Scavenger Hunt)

Contoh Berburu Harta Karun | Sumber: Team Building Hub

Tujuan: Membangun rasa karsa, kerja tim, dan kemampuan memecahkan masalah.

Waktu: 30–45 menit.

Jumlah Peserta: Dibagi ke dalam tim kecil (2-4 orang).

Alat yang Dibutuhkan: Daftar barang/petunjuk dan wadah pengumpul.

Cara Bermain: Tim diberikan daftar benda yang harus ditemukan atau petunjuk yang harus dipecahkan di area sekitar kantor.

Misalnya, jenis tanaman tertentu di lobi, tanda tangan manajer paling senior, atau benda daur ulang. Tim pertama yang mengumpulkan semua poin dalam daftar dinyatakan menang.

6. Tebak Gaya 

Ilustrasi Game Tebak Gaya | Sumber: Brightful

Tujuan: Melatih komunikasi non-verbal dan kreativitas.

Waktu: 20–30 menit.

Jumlah Peserta: 6 orang atau lebih (dibagi menjadi dua tim).

Alat yang Dibutuhkan: Potongan kertas berisi judul film, nama tokoh, atau aktivitas.

Cara Bermain: Kegiatan team building indoor ini cukup populer, satu perwakilan tim mengambil kertas dan harus memperagakan kata tersebut tanpa suara. 

Rekan setimnya harus menebak dalam batas waktu tertentu. Permainan ini selalu efektif memicu tawa dan kekompakan tim.

7. Kursi Panas

Ilustrasi Game Kursi Panas | Sumber: The Chronicle of Higher Education

Tujuan: Mempererat kedekatan antar anggota tim (ice breaking).

Waktu: 3 menit per orang.

Jumlah Peserta: Bebas.

Alat yang Dibutuhkan: Timer dan kursi.

Cara Bermain: Satu orang duduk di “kursi panas” selama 1-3 menit. Anggota tim lainnya boleh melontarkan pertanyaan apa saja, dari yang serius hingga yang konyol.

Mereka yang duduk di kursi tersebut harus menjawabnya dengan cepat. Setelah waktu habis, giliran orang lain yang duduk di kursi tersebut.

8. Chubby Bunny

Ilustrasi Game Chubby Bunny | Sumber: Wikipedia

Tujuan: Hiburan konyol untuk mencairkan ketegangan di kantor.

Waktu: 10 menit.

Jumlah Peserta: 3–5 orang per babak.

Alat yang Dibutuhkan: Satu kantong marshmallow besar.

Cara Bermain: Meskipun terlihat sederhana, contoh team building ini sangat lucu. Peserta memasukkan satu marshmallow ke mulut dan mengucapkan “Chubby Bunny”. 

Peserta harus menambah lagi satu per satu tanpa menelannya. Pemenangnya adalah siapa yang bisa memasukkan marshmallow paling banyak sambil tetap bisa mengucapkan kalimat tersebut.

9. Tutup Botol (Flip Cap)

Ilustrasi Game Tutup Botol 

Tujuan: Mengenal opini rekan kerja secara jujur dan menyenangkan.

Waktu: 15–20 menit.

Jumlah Peserta: 5–10 orang (duduk melingkar).

Alat yang Dibutuhkan: Tutup botol atau koin.

Cara Bermain: Seseorang membisikkan pertanyaan tentang anggota grup kepada orang di sebelahnya (misal: “Siapa yang paling sering telat?”). 

Orang tersebut lalu memberikan tutup botol kepada orang yang menjadi jawabannya. Orang yang menerima botol harus melempar/memutar tutup botol tersebut. Jika mendarat di sisi atas, pertanyaan tadi harus diumumkan keras-keras.

10. Kotak Misteri (Tebak Benda)

Ilustrasi Game Kotak Misteri | Sumber: A girl and a glue gun

Tujuan: Mengasah indra peraba dan kepercayaan diri.

Waktu: 15 menit.

Jumlah Peserta: Bebas.

Alat yang Dibutuhkan: Wadah tertutup, kain penutup mata, dan berbagai benda dengan tekstur aneh.

Cara Bermain: Ini adalah contoh team building yang menguji nyali. Peserta yang matanya tertutup diminta memasukkan tangan ke dalam wadah berisi benda-benda aneh (licin, lembek, atau kasar) dan harus menebak benda apa itu hanya dengan sentuhan.

Baca Juga: 11 Ide Acara Gathering Kantor: Tema, Contoh Rundown, & Ide Games 

11. Tic-Tac-Toe Hobi

Ilustrasi Game Tic-Tac-Toe Hobi

Tujuan: Mengenal sisi personal rekan kerja di luar peran profesional mereka.

Waktu: 15–30 menit.

Jumlah Peserta: 10 orang atau lebih.

Alat yang Dibutuhkan: Kertas kotak 3×3 berisi daftar hobi atau nilai (misal: “Suka mendaki”, “Punya kucing”, “Bisa masak”).

Cara Bermain: Setiap peserta berkeliling ruangan untuk mencari rekan yang memiliki hobi sesuai kotak di kertas mereka. 

Jika cocok, rekan tersebut harus tanda tangan di kotak tersebut. Orang pertama yang berhasil mendapatkan tanda tangan membentuk garis horizontal, vertikal, atau diagonal selayaknya bermain tic-tac-toe adalah pemenangnya.

12. Pilih Ini atau Itu (This or That?)

Ilustrasi Game Pilih Ini atau Itu (This or That?)

Tujuan: Melatih pengambilan keputusan tim dan melihat preferensi unik setiap orang.

Waktu: 15–20 menit.

Jumlah Peserta: Bebas (duduk melingkar).

Alat yang Dibutuhkan: Tidak ada.

Cara Bermain: Aktivitas ini adalah game team building yang unik. Seseorang memberikan dua pilihan sulit, misalnya “Hidup tanpa internet atau hidup tanpa kopi?”. 

Seluruh tim harus melakukan voting. Permainan berlanjut hingga tim saling mengenal satu sama lain dengan pilihan-pilihan unik yang ditawarkan.

Banner KantorKu HRIS
Pantau Progres Kerja Tim Tanpa Harus Micromanage!

Dengan KantorKu HRIS karyawan bisa update progres KPI langsung dari HP. Manajer cukup pantau semua lewat satu dashboard.

13. Simpul Manusia (Human Knot)

Ilustrasi Game Simpul Manusia (Human Knot) | Sumber: Diocese of Westminster Youth Ministry

Tujuan: Meningkatkan kemampuan komunikasi, kolaborasi, dan kelenturan tim.

Waktu: 15–30 menit.

Jumlah Peserta: 7–12 orang per kelompok.

Alat yang Dibutuhkan: Tidak ada.

Cara Bermain: Peserta berdiri melingkar, memejamkan mata, dan menjulurkan tangan untuk memegang tangan dua orang yang berbeda secara acak. 

Saat mata dibuka, tim akan mendapati tangan mereka saling melilit seperti simpul. Tugas mereka adalah mengurai simpul tersebut menjadi lingkaran sempurna tanpa melepaskan pegangan tangan sama sekali.

14. Tebak Lagu

Ilustrasi Game Tebak Lagu

Tujuan: Melatih pendengaran, pengetahuan musik, dan ajang nostalgia bersama.

Waktu: 15–20 menit.

Jumlah Peserta: 10–15 orang.

Alat yang Dibutuhkan: Daftar putar lagu (bisa lagu nasional, daerah, atau yang sedang tren).

Cara Bermain: Sebagai contoh team building yang santai, moderator memutar potongan lagu selama beberapa detik atau bersenandung. 

Peserta berlomba menebak judul lagu atau penyanyinya. Untuk suasana kantor yang lebih nasionalis, gunakan lagu-lagu perjuangan atau lagu daerah saat momen HUT RI.

Baca Juga: 40 Ide Lomba 17 Agustus di Kantor, Bisa Dilakukan Indoor & Outdoor! 

15. Gambar Potret Estafet

Ilustrasi Game Gambar Potret Estafet | Sumber: The Artful Parent

Tujuan: Mendorong kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi antar anggota.

Waktu: 30–60 menit.

Jumlah Peserta: 2–40 orang (dibagi dua tim).

Alat yang Dibutuhkan: Kertas dan alat tulis.

Cara Bermain: Tim B harus menggambar potret wajah anggota Tim A. Namun, setiap 15 detik, kertas harus dioper ke rekan di sebelahnya untuk dilanjutkan. 

Hasil akhirnya adalah kumpulan potret wajah yang lucu dan abstrak hasil karya kolektif seluruh anggota tim.

16. Snowball Kertas

Ilustrasi Game Snowball Kertas | Sumber: Toddler Approved

Tujuan: Berbagi pengetahuan, menggerakkan tubuh, dan mencairkan suasana.

Waktu: 20–40 menit.

Jumlah Peserta: 8–50 orang.

Alat yang Dibutuhkan: Kertas dan alat tulis.

Cara Bermain: Aktivitas ini menjadi contoh team building yang penuh energi. Setiap orang menuliskan jawaban dari sebuah pertanyaan (misal: “Apa impian terbesarmu?”) di selembar kertas, lalu meremasnya menjadi bola. 

Setelah aba-aba, semua orang melakukan “perang bola kertas”. Setelah berhenti, tiap orang mengambil satu bola dan harus mencari siapa pemilik jawaban tersebut.

17. Turnamen Suwit (Rock, Paper, Scissor)

Ilustrasi Game Turnamen Suwit | Sumber: Guide.inc

Tujuan: Membangun antusiasme, semangat kompetisi yang sehat, dan keakraban.

Waktu: 5–10 menit.

Jumlah Peserta: 4 orang atau lebih.

Alat yang Dibutuhkan: Tidak ada.

Cara Bermain: Seluruh peserta berpasangan untuk melakukan suwit. Uniknya, peserta yang kalah tidak langsung keluar, melainkan harus menjadi “pemandu sorak” atau pendukung bagi pemenang yang mengalahkannya. 

Begitu seterusnya hingga menyisakan dua orang finalis dengan dukungan penuh dari seluruh peserta di belakang mereka.

18. 2 Truths, 1 Lie

Ilustrasi Game 2 Truths, 1 Lie | Sumber: Klaxoon

Tujuan: Membangun kepercayaan dan mengenal rekan kerja lebih dalam.

Waktu: 10–15 menit.

Jumlah Peserta: 10–15 orang.

Alat yang Dibutuhkan: Tidak ada.

Cara Bermain: Contoh kegiatan team building ini sering dijadikan aktivitas team building outdoor maupun indoor saat sesi orientasi

Seseorang menyebutkan tiga pernyataan tentang dirinya (misal: “Saya punya 5 kucing”, “Saya pernah ke Jepang”, “Saya tidak suka cokelat”). 

Dua pernyataan benar dan satu bohong. Peserta lain harus menebak mana yang merupakan kebohongan.

19. Tebak Nama dalam Topi

Ilustrais Game Tebak Nama dalam Topi | Sumber: Elfster Blog

Tujuan: Mengasah kemampuan komunikasi deskriptif dan akting.

Waktu: 30–45 menit.

Jumlah Peserta: 6 orang atau lebih (dibagi dua tim).

Alat yang Dibutuhkan: Kertas kecil, pena, dan wadah/topi.

Cara Bermain: Setiap orang menulis 3-5 nama tokoh terkenal (nyata atau fiksi) di kertas dan memasukkannya ke wadah. 

Babak 1: Peserta mendeskripsikan nama tersebut dengan kalimat bebas. 

Babak 2: Menggunakan hanya dua kata. 

Babak 3: Hanya menggunakan gerakan (pantomim). Tim dengan tebakan terbanyak menang.

20. Estafet Air

Ilustrasi Game Estafet Air | Sumber: Team building Thailand

Tujuan: Mengajarkan ketelitian, koordinasi, dan kerja sama tim.

Waktu: 15–20 menit.

Jumlah Peserta: Tim kecil (5-7 orang).

Alat yang Dibutuhkan: Gelas plastik, wadah besar, dan air.

Cara Bermain: Ini adalah games team building outdoor yang seru. Setiap peserta dalam barisan harus memindahkan air dari wadah depan ke wadah paling belakang menggunakan gelas yang dipegang di atas kepala. 

Tim yang berhasil mengumpulkan volume air terbanyak di wadah akhir tanpa banyak tumpah adalah pemenangnya.

Analisis Produktivitas Karyawan dengan KantorKu HRIS

Setelah melakukan berbagai aktivitas team building, tentu Anda perlu mengukur sejauh mana dampaknya terhadap performa tim. 

Agar mengukur produktivitas lebih objektif, gunakan aplikasi penilaian kinerja karyawan dari KantorKu HRIS.

Anda bisa mengakses fitur KPI/OKR untuk menilai kinerja karyawan dan 9-Box Matrix untuk menganalisis karyawan berdasarkan potensi dan performa mereka.

Dashboard Performance Management KantorKu HRIS

Selain itu, KantorKu HRIS juga dilengkapi dengan:

  • Penetapan KPI/OKR Tim: Manajer bisa menentukan target tim dengan mudah.
  • Input Mandiri: Karyawan bisa update progres KPI langsung dari HP tanpa micromanage berlebih.
  • Monitoring Progres melalui Satu Dashboard: Pantau progres seluruh tim lewat satu dashboard terintegrasi.
  • 9-Box Matrix: Melihat siapa top performer Anda dan siapa yang butuh pengembangan lebih lanjut.

Ingin mencoba mengelola SDM dan produktivitas dengan lebih mudah? Coba book demo gratis KantorKu HRIS sekarang untuk mencoba langsung kemudahan fitur-fiturnya.

Banner KantorKu HRIS
Pantau Progres Kerja Tim Tanpa Harus Micromanage!

Dengan KantorKu HRIS karyawan bisa update progres KPI langsung dari HP. Manajer cukup pantau semua lewat satu dashboard.

kantorku hris
Bagikan

Related Articles

cara screening cv

Cara Screening CV Manual & ATS [+Template Screening]

Cara screening CV manual & ATS yaitu tentukan must-have, gunakan scorecard, filter keyword, ranking kandidat, dan validasi red flag otomatis.
13 Februari 2026

50+ Contoh Soal Psikotes untuk Seleksi Kandidat & Cara Mengerjakannya

Butuh acuan rekrutmen? Temukan 50+ contoh soal psikotes kerja (TPA, MBTI, DISC, Kraepelin, SJT) lengkap dengan jawaban & cara pengerjaannya.
10 Februari 2026

25 Contoh Lowongan Pekerjaan yang Menarik & Strukturnya, Siap Copas!

Temukan 25 contoh lowongan pekerjaan menarik untuk berbagai posisi, mulai dari administrasi, interior designer, graphic designer, dan lainnya.
10 Februari 2026