Apa itu Rekening Koran? Ini Fungsi, Contoh, & Cara Cetaknya!

Rekening koran adalah laporan bank yang mencatat seluruh transaksi keuangan dalam periode tertentu. Lihat contoh dan cara cetaknya!

KantorKu HRIS
Ditulis oleh
KantorKu HRIS • 06 April 2026
Key Takeaways
Rekening koran adalah laporan pencatatan riwayat transaksi dalam periode tertentu.
Berfungsi sebagai bukti finansial sah untuk pengajuan KPR, Visa, audit, hingga pelaporan pajak.
Komponennya meliputi saldo awal-akhir, rincian debit/kredit, bunga bank, dan biaya administrasi.
Berbeda dengan mutasi rekening, rekening koran memiliki format resmi dan kekuatan hukum.
Rekening koran bisa didapat dengan cetak di kantor cabang atau unduh via internet/m-banking.

Rekening koran adalah laporan yang mencatat semua transaksi keuangan dalam rekening bank Anda dalam periode tertentu. 

Laporan ini mencakup rincian mengenai setoran, penarikan, transfer, bahkan saldo awal dan akhir setiap transaksi. 

Rekening koran biasanya diminta untuk melacak arus kas pribadi maupun perusahaan, dan sering digunakan dalam keperluan seperti pengajuan pinjaman atau pelaporan pajak. 

Untuk itu, mari pahami lebih lanjut mengenai fungsi rekening koran, cara mendapatkan, dan perbedaan antara rekening koran dan mutasi rekening!

Apa Itu Rekening Koran?

Rekening Koran | KPU KAB-NDUGA

Rekening koran adalah laporan tertulis yang mencatat semua transaksi keuangan suatu rekening dalam periode tertentu. 

Dokumen ini berisi detail debit dan kredit, seperti setoran, penarikan, transfer, serta saldo awal dan akhir. 

Rekening koran disebut juga sebagai bank statement atau mutasi rekening dalam bahasa Inggris. 

Fungsinya sebagai bukti resmi arus kas yang dimiliki individu atau perusahaan. Dengan memahami rekening koran, Anda dapat melacak dan mengelola keuangan perusahaan dengan lebih mudah.

Banner KantorKu HRIS
Rekap Payroll Berantakan? Coba Bayar Gaji Otomatis!

KantorKu HRIS bisa menghitung gaji, pajak, dan BPJS otomatis hingga melakukan transfer sekali klik. Praktis tanpa drama salah hitung.

Fungsi Rekening Koran

Rekening koran memiliki berbagai fungsi dalam administrasi keuangan. Mari kenali beberapa fungsi yang menjadi alasan mengapa Anda akan diminta membuat rekening ini:

1. Melacak Riwayat Transaksi Keuangan

Dokumen ini memudahkan Anda untuk memantau semua aktivitas debit dan kredit dalam rekening perusahaan. 

Setiap transaksi tercatat dengan rinci, sehingga Anda dapat memastikan tidak ada kesalahan atau pengeluaran yang terlewat.

2. Bukti Administrasi Resmi

Sebagai dokumen resmi dari bank, rekening koran menjadi bukti sah atas transaksi keuangan. Dokumen ini biasanya diminta saat mengajukan pinjaman, audit, atau persyaratan administrasi lainnya. 

Misalnya, Anda mungkin akan dimintai data rekening koran saat mengurus KPR, kredit modal, atau pengajuan visa sebagai bukti kemampuan finansial.

3. Memantau Arus Kas Perusahaan

Rekening koran juga berfungsi untuk memberikan gambaran lengkap pola pemasukan dan pengeluaran perusahaan. 

Informasi ini membantu Anda mengevaluasi kesehatan keuangan, menghindari pengeluaran berlebih, dan mengatur anggaran perusahaan agar lebih efisien.

4. Pelaporan Pajak

Rekening koran memudahkan perhitungan pajak karena mencatat seluruh transaksi masuk dan keluar secara rinci. 

Data tersebut dapat digunakan untuk memverifikasi besaran pajak yang harus dibayar dan memastikan kepatuhan perpajakan perusahaan.

5. Verifikasi dan Keamanan

Dengan rekening koran, Anda dapat memverifikasi saldo dan transaksi setiap saat. Fungsi ini berguna untuk mencegah kesalahan atau penyalahgunaan dana. 

Informasi lengkap yang tercatat juga berfungsi sebagai dasar audit internal apabila terjadi hal-hal yang perlu ditelusuri.

Baca Juga: Wajib Tahu! Rekening Payroll & Pentingnya bagi HR Perusahaan

Komponen dalam Rekening Koran

Sebelum memahami bagaimana cara mendapatkannya, ada baiknya Anda memahami dulu beberapa komponen penyusun di dalamnya.

Rekening koran terdiri dari beberapa komponen supaya isinya mudah dipahami oleh pihak penerima. 

Mari bedah apa saja komponen yang terdapat dalam rekening koran:

1. Informasi Bank

Rekening koran mencantumkan informasi lengkap tentang bank yang menerbitkan laporan, seperti nama bank, alamat, serta kontak layanan pelanggan. 

Informasi ini berguna untuk membantu nasabah saat melakukan rekonsiliasi atau mengatasi masalah transaksi yang memerlukan klarifikasi.

Contoh:
Nama Bank: Bank XYZ
Alamat: Jalan ABC No. 123, Jakarta
Kontak: 123-456-789

2. Informasi Pemilik Rekening

Bagian ini mencakup nama pemilik rekening serta nomor rekening yang digunakan. Isinya berfungsi untuk memastikan bahwa rekening koran yang diterima sesuai dengan identitas dan akun yang dimiliki.

Contoh:
Nama Pemilik: John Doe
Nomor Rekening: 123-456-789

3. Periode Transaksi

Pada bagian ini, tertera periode waktu yang dicakup oleh rekening koran. Biasanya, periode ini mencakup satu bulan atau tiga bulan terakhir, tergantung pada permintaan nasabah.

Contoh:
Periode: 1 Januari 2023 – 31 Januari 2023

4. Saldo Awal dan Akhir

Rekening koran mencantumkan saldo awal dan saldo akhir dalam periode laporan. Saldo awal merupakan jumlah yang tercatat pada akhir periode sebelumnya, sedangkan saldo akhir adalah jumlah setelah seluruh transaksi dalam periode tersebut.

Contoh:
Saldo Awal: Rp 5.000.000
Saldo Akhir: Rp 7.000.000

5. Rincian Transaksi

Bagian ini memuat rincian setiap transaksi yang terjadi selama periode laporan, termasuk tanggal, deskripsi transaksi, jumlah debit (keluar) dan kredit (masuk), serta saldo yang tersisa setelah transaksi.

Contoh:
Tanggal: 10 Januari 2023
Transaksi: Penarikan ATM
Debit: Rp 500.000
Saldo: Rp 4.500.000

6. Biaya Administrasi dan Bunga

Jika ada biaya administrasi atau bunga yang dikenakan oleh bank selama periode tersebut, bagian ini akan mencatatnya. Isinya membantu nasabah untuk memantau biaya tambahan yang dikenakan oleh bank.

Contoh:
Biaya Administrasi: Rp 25.000
Bunga Kredit: Rp 50.000

7. Keterangan dan Referensi

Setiap transaksi dalam rekening koran biasanya dilengkapi dengan keterangan atau referensi yang menjelaskan detail transaksi tersebut. Bagian ini termasuk informasi tentang sumber transaksi atau nomor referensi yang terkait.

Contoh:
Keterangan: Pembayaran tagihan listrik
Referensi: 123-ABC

Manfaat Rekening Koran untuk HRD dan Perusahaan

Bagi HRD dan pengusaha, rekening koran juga memberikan manfaat khusus terkait pengelolaan gaji dan administrasi karyawan. 

Agar Anda lebih paham, mari pahami beberapa manfaat dari rekening koran, di antaranya:

1. Verifikasi Pembayaran Gaji

HRD dapat memanfaatkan rekening koran untuk memastikan bahwa pengiriman gaji karyawan telah dilakukan dengan tepat waktu dan sesuai dengan jumlah yang tercatat.

Dengan menggunakan rekening koran, HRD bisa memeriksa apakah pembayaran gaji bulan ini telah masuk ke rekening karyawan pada tanggal yang ditentukan.

2. Mempermudah Audit Internal

Rekening koran menyajikan data lengkap tentang setiap transaksi perusahaan, termasuk pembayaran gaji dan biaya operasional lainnya. 

Ini memudahkan auditor untuk menelusuri aliran kas dan memastikan bahwa semua transaksi sesuai dengan prosedur yang benar.

3. Bukti Hukum dan Kepatuhan

Jika ada sengketa atau pemeriksaan hukum yang melibatkan perusahaan, rekening koran menjadi bukti kuat yang menunjukkan riwayat transaksi. Semua transaksi yang tercatat dapat dipertanggungjawabkan secara sah.

4. Perencanaan Anggaran SDM

Informasi yang tercatat dalam rekening koran membantu HRD untuk merencanakan anggaran gaji dan tunjangan di masa depan. 

Dengan data transaksi gaji yang jelas, HRD dapat membuat proyeksi anggaran yang lebih akurat.

5. Pelaporan Pajak yang Terintegrasi

Rekening koran juga mendukung pelaporan pajak perusahaan, khususnya pajak ketenagakerjaan. 

Dengan menggunakan rekening koran, HRD dapat memeriksa apakah potongan pajak (PPh 21) telah dihitung dan dibayarkan sesuai dengan transaksi yang tercatat.

Banner KantorKu HRIS
Rekap Payroll Berantakan? Coba Bayar Gaji Otomatis!

KantorKu HRIS bisa menghitung gaji, pajak, dan BPJS otomatis hingga melakukan transfer sekali klik. Praktis tanpa drama salah hitung.

Cara Mendapatkan Rekening Koran

Ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk mendapatkan rekening koran dari bank, meskipun setiap bank memiliki prosedur yang berbeda. 

Mari simak beberapa metode umum yang bisa digunakan untuk memperoleh rekening koran Anda:

1. Cetak Melalui Kantor Cabang Bank

Jika Anda membutuhkan dokumen yang distempel atau bermaterai, Anda bisa mengunjungi kantor cabang bank dan meminta cetak rekening koran langsung dari customer service.

Biasanya pencetakan rekening koran akan dikenakan biaya per lembar. Oleh karena itu, Anda bisa memastikannya lagi dengan CS bank Anda.

Adapun caranya:

  • Siapkan buku tabungan, kartu ATM, dan e-KTP.
  • Ambil nomor antrian di customer service.
  • Sampaikan periode rekening koran yang dibutuhkan (misalnya: 3 bulan terakhir).
  • Bayar biaya administrasi jika diperlukan (biaya bervariasi antar bank).

2. Melalui Internet Banking

Banyak bank yang menyediakan fitur untuk mengunduh rekening koran secara elektronik melalui internet banking.

Jika fitur ini tersedia di bank yang Anda gunakan, maka langkah-langkah yang perlu diikuti yaitu sebagai berikut:

  • Login ke internet banking Anda.
  • Pilih menu untuk mengakses mutasi rekening atau e-Statement.
  • Pilih periode transaksi yang ingin diunduh.
  • Download rekening koran dalam format PDF atau Excel.

3. Melalui Mobile Banking

Bank juga menawarkan kemudahan mengakses rekening koran melalui aplikasi mobile banking mereka.

Namun untuk mencetaknya harus dilakukan mandiri karena cara ini hanya menyediakan dalam format digital.

Secara umum, berikut cara mencetak rekening koran dari mobile banking:

  • Buka aplikasi mobile banking Anda.
  • Masuk ke menu laporan atau transaksi.
  • Pilih opsi untuk mengunduh atau melihat rekening koran.
  • Download rekening koran dalam format yang disediakan.

4. Melalui Email Berkala

Untuk nasabah bisnis atau premium, beberapa bank menawarkan layanan pengiriman rekening koran secara otomatis via email setiap bulan.

Namun tidak semua bank menawarkan layanan ini, beberapa yang menawarkannya seperti Bank Mandiri, BCA, BRI, BSI, CIMB Niaga dan lainnya.

Adapun caranya yaitu:

  • Daftarkan email Anda untuk layanan e-statement.
  • Setiap bulan, Anda akan menerima rekening koran secara otomatis melalui email tanpa perlu mengajukan permintaan manual. 

Baca Juga: Prosedur Sistem Penggajian Karyawan, Cek Aturan & Potongannya!

Perbedaan Rekening Koran dan Mutasi Rekening

Rekening koran dan mutasi rekening sekilas memang sama-sama menampilkan ringkasan transaksi dalam jangka waktu tertentu.

Akibatnya banyak yang mengira bahwa keduanya sama. Padahal kedua jenis rekening ini berbeda. Mari pahami perbedaan keduanya sebagai berikut:

1. Pengertian

Rekening koran adalah ringkasan transaksi keuangan secara menyeluruh dalam periode tertentu. 

Adapun mutasi rekening adalah sekadar daftar riwayat transaksi (masuk-keluar) tanpa format resmi. Mutasi biasanya ditampilkan per hari atau minggu dan tidak sekomprehensif rekening koran.

2. Informasi yang Disediakan

Rekening koran menyajikan informasi lebih rinci dan jangka waktu lebih panjang. Isinya mencakup detail debit dan kredit lengkap (termasuk tanggal serta jam transaksi) hingga bulan-bulan sebelumnya. 

Mutasi rekening cenderung terbatas pada jangka pendek (misalnya 7–14 hari terakhir) dan informasinya lebih singkat.

3. Cara Mendapatkannya

Untuk mendapatkan rekening koran, nasabah harus mengajukan permintaan resmi ke bank (di beberapa bank bisa melalui internet banking). 

Namun mutasi rekening bisa langsung diakses kapan saja melalui ATM, mobile banking, atau situs bank tanpa perlu izin khusus, dan biasanya gratis.

4. Pengenaan Biaya

Bank mengenakan biaya administrasi untuk cetak rekening koran. Besarnya bervariasi antar bank, misalnya di BCA sekitar Rp2.500/lembar, BRI Rp25.000/lembar (12 bulan), Mandiri Rp2.500/lembar (3 bulan), dan BNI sekitar Rp2.500–3.000/lembar. 

Namun untuk mutasi rekening dapat dicetak bebas biaya di ATM atau secara online dalam format PDF.

5. Manfaat Tambahan dan Kekuatan Hukum

Rekening koran memiliki kekuatan hukum yang lebih besar daripada mutasi biasa. Biasanya rekening koran digunakan sebagai persyaratan resmi, misalnya pengajuan visa, kredit, atau audit, karena formatnya resmi dan mencakup jangka waktu panjang. 

Di sisi lain, mutasi rekening hanya untuk keperluan pribadi sehari-hari dan tidak dipakai untuk kebutuhan administrasi resmi.

Contoh Rekening Koran

Setiap bank memiliki format rekening koran yang berbeda, sesuai kebijakan dan layanan yang mereka tawarkan. 

Di bawah ini, Anda bisa menemukan beberapa contoh format rekening koran dari berbagai bank:

1. Contoh Rekening Koran BCA

Rekening koran dari Bank BCA memiliki format yang mudah dipahami, mencakup informasi rinci tentang transaksi dan saldo pada setiap periode laporan. 

Anda dapat melihat contoh rekening koran BCA di bawah ini untuk lebih jelasnya.

Contoh Rekening Koran BCA | Sumber: Scribd

2. Contoh Rekening Koran BRI

Rekening koran dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) menampilkan data transaksi dalam format yang sistematis dan mudah dilacak. 

Lihat contoh rekening koran BRI berikut ini untuk informasi lebih lanjut.

Contoh Rekening Koran BRI | Sumber: FLIN

3. Contoh Rekening Koran Mandiri

Bank Mandiri memiliki format rekening koran yang detail, dengan rincian transaksi yang terstruktur rapi. 

Untuk lebih jelasnya, Anda bisa melihat contoh rekening koran Mandiri di bawah ini.

Contoh Rekening Koran Mandiri | Sumber: Scribd

4. Contoh Rekening Koran BNI

Rekening koran Bank Negara Indonesia (BNI) mencantumkan semua transaksi keuangan secara terperinci. 

Silakan lihat contoh rekening koran BNI di bawah ini untuk memahami format yang digunakan.

Contoh Rekening Koran BNI | Sumber: Scribd

5. Contoh Rekening Koran untuk Pengajuan Visa

Beberapa lembaga memerlukan rekening koran sebagai bukti kemampuan finansial dalam pengajuan visa. 

Di bawah ini adalah contoh rekening koran yang dapat digunakan untuk tujuan tersebut.

Contoh Rekening Koran untuk Pengajuan Visa | Sumber: Scribd

6. Contoh Rekening Koran untuk KPR

Untuk mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Anda sering kali diminta untuk menyertakan rekening koran sebagai bukti stabilitas keuangan. 

Bentuk contoh rekening koran untuk KPR sebetulnya sama saja, salah satunya seperti di bawah ini.

Contoh Rekening Koran untuk KPR | Sumber: Scribd

7. Contoh Rekening Koran untuk WHV

Bagi pemohon Working Holiday Visa (WHV), beberapa negara seperti Australia membutuhkan bukti rekening koran yang menunjukkan cukupnya dana untuk mendukung masa tinggal mereka. 

Berikut adalah contoh rekening koran untuk pengajuan WHV.

Contoh Rekening Koran untuk WHV | Sumber: Scribd

8. Contoh Rekening Koran Perusahaan

Rekening koran perusahaan mencatat seluruh transaksi yang terjadi dalam akun bisnis, dari pembayaran gaji hingga biaya operasional. 

Lihat contoh rekening koran perusahaan di bawah ini untuk gambaran lebih jelas.

Contoh Rekening Koran Perusahaan | Sumber: Scribd

9. Contoh Rekening Koran Cap Basah

Rekening koran dengan cap basah biasanya diperlukan untuk transaksi atau pengajuan yang memerlukan legalisasi atau bukti fisik yang sah. 

Anda bisa melihat contoh rekening koran dengan cap basah di bawah ini.

Contoh Rekening Koran Cap Basah | Sumber: Scribd

10. Contoh Rekening Koran Deposito

Rekening koran untuk deposito memiliki format yang sedikit berbeda karena mencakup detail terkait investasi jangka panjang ini. 

Contoh rekening koran deposito adalah sebagai berikut:

Contoh Rekening Koran Deposito | Sumber: Scribd

Peran Rekening Koran dalam Pengelolaan Payroll

Rekening koran memiliki peran penting dalam pengelolaan payroll perusahaan. Untuk itu, mari pahami bagaimana rekening koran berfungsi dalam konteks pengelolaan gaji dan administrasi karyawan. Berikut berbagai perannya:

1. Pembayaran Gaji Sekali Klik

Dengan menggunakan software payroll seperti KantorKu HRIS, transfer gaji untuk ribuan karyawan dapat dilakukan sekaligus dalam satu klik. 

Meskipun proses otomatis, rekening koran tetap digunakan untuk memverifikasi bahwa pembayaran telah dilakukan sesuai dengan catatan penggajian.

2. Integrasi Data HR dan Payroll

Sistem software payroll Indonesia seperti KantorKu dapat mengintegrasikan data absensi dan penggajian, sehingga memudahkan sinkronisasi antara data gaji yang dihitung sistem dan transaksi yang tercatat dalam rekening koran.

3. Slip Gaji Digital dan Transparansi

Aplikasi slip gaji dapat menyediakan slip gaji digital yang dapat diunduh oleh karyawan. Cara ini dapat meningkatkan transparansi karena mereka dapat memeriksa rincian gaji kapan saja. Nantinya, rekening koran akan memuat bukti transfer gaji ke rekening karyawan.

Baca Juga: Slip Gaji: Kewajiban, Komponen, & Cara Membuatnya (Bonus Template!)

4. Perhitungan Gaji Otomatis

Aplikasi perhitungan gaji karyawan dapat otomatis menghitung gaji, tunjangan, lembur, dan pajak sesuai dengan peraturan yang berlaku. 

Dengan data payroll ini, HRD dapat membandingkan hasil perhitungan dengan rekening koran untuk memastikan tidak ada kesalahan.

5. Efisiensi Proses Payroll

Penggunaan HRIS seperti KantorKu dapat mempercepat proses penggajian hingga 95% dibandingkan metode manual. 

Dengan proses yang lebih efisien ini memungkinkan perusahaan untuk mengelola payroll dengan lebih rapi, cepat, dan terlacak dengan baik.

Kelola Payroll Lebih Rapi & Otomatis dengan KantorKu HRIS!

Banyak perusahaan masih terjebak dalam siklus penggajian manual yang memakan waktu berhari-hari. 

Padahal, proses penggajian bisa dilakukan secara otomatis jika menggunakan aplikasi gaji karyawan seperti KantorKu HRIS.

KantorKu HRIS hadir sebagai aplikasi HRIS all-in-one yang dirancang untuk menciptakan ekosistem manajemen SDM yang jauh lebih terstruktur. 

Dashboard Penggajian KantorKu HRIS

Agar lebih paham cara kerjanya, mari lihat fitur payroll dari KantorKu HRIS berikut:

  • Penggajian Otomatis: Menghitung gaji, lembur, PPh 21, hingga BPJS dengan tingkat kecepatan 95% lebih tinggi dibanding cara manual.
  • Transfer Gaji Sekali Klik: Memfasilitasi pembayaran gaji massal ke berbagai rekening bank tanpa batasan biaya tambahan.
  • Sinkronisasi Data: Memperbarui data karyawan dan kehadiran secara otomatis sehingga seluruh approval berjenjang dapat diproses.
  • Slip Gaji Digital: Memberikan akses mandiri bagi karyawan untuk mengunduh slip gaji dan memantau rincian penghasilan mereka langsung dari ponsel.
  • Keamanan Data Tersertifikasi: Seluruh informasi sensitif perusahaan dan karyawan akan terlindung dengan sistem yang telah tersertifikasi ISO 27001.

Kini Anda sudah memahami bagaimana KantorKu HRIS mampu mentransformasi pengelolaan payroll menjadi jauh lebih rapi dan bebas dari drama salah hitung. 

Silakan book demo gratis hari ini untuk memulai perhitungan gaji secara otomatis sesuai regulasi yang berlaku!

Banner KantorKu HRIS
Rekap Payroll Berantakan? Coba Bayar Gaji Otomatis!

KantorKu HRIS bisa menghitung gaji, pajak, dan BPJS otomatis hingga melakukan transfer sekali klik. Praktis tanpa drama salah hitung.

Referensi:

What Is a Checking Account? | CNBC

What is a Checking Account and How Does It Work? | Citizens

What Is a Checking Account? Here’s Everything You Need to Know | Investopedia

Bagikan

Related Articles

Jika Gajian Jatuh pada Hari Libur lalu Kapan Gajian? Ini Aturannya dari UU

Bingung jika gajian jatuh pada hari libur lalu kapan gajian? Simak aturannya sesuai UU Ketenagakerjaan dan langkah yang bisa Anda ambil.

Cara Mudah Cek BPJS Kesehatan Aktif atau Tidak Lewat HP

Pelajari cara cek BPJS kesehatan aktif atau tidak dengan mudah lewat WhatsApp, Mobile JKN, hingga call center. Praktis dan tanpa ribet!

Contoh Slip Gaji 3 Bulan Terakhir & Cara Membuatnya [+Template]

Temukan contoh slip gaji 3 bulan terakhir beserta panduan membuatnya. Download juga template Word, Excel, dan PDF gratis untuk mempermudah pekerjaan HR Anda!