16 Tugas HRD di Perusahaan, Bukan Hanya Interview Kandidat!
Pahami berbagai tugas HRD di perusahaan, dari rekrut kandidat, proses gaji, mengadakan pelatihan, hingga exit interview! HR wajib tau!
Table of Contents
Key Takeaways Tugas HRD |
---|
• Tugas HRD meliputi: rekrutmen, penggajian, pelatihan, hingga menjembatani komunikasi karyawan dan manajemen. |
• Tugas HRD rentan kesalahan jika dilakukan manual. |
• Aplikasi HRIS seperti KantorKu HRIS bisa meringankan tugas HR. |
• HR bertanggung jawab menjaga retensi karyawan dengan menciptakan lingkungan kerja yang supportif. |
• HR perlu menyusun jalur pengembangan karier agar karyawan bisa bertumbuh bersama perusahaan. |
Tidak sedikit yang mengira tugas HRD hanya sebatas interview kandidat atau mengurus absen sederhana.
Padahal, peran HRD jauh krusial untuk suatu perusahaan. HRD harus menjadi jembatan antara perusahaan dan karyawan, serta menjadi salah satu penopang utama perkembangan perusahaan.
Dalam artikel ini, mari bahas lebih dalam tentang berbagai tanggung jawab HRD yang seringkali tidak terlihat, tetapi sangat berarti bagi perusahaan!
Tanggung Jawab dan Tugas HRD di Perusahaan

Menurut Lucidchart, HRD adalah divisi yang fokusnya mengelola sumber daya manusia perusahaan. Aspek yang dimaksud meliputi proses perekrutan, orientasi, pelatihan, hingga pengakhiran hubungan kerja.
Di perusahaan, tugas HR meliputi berbagai banyak hal guna memastikan karyawan dan perusahaan berkembang.
Bagi yang bertanya kerjanya HRD apa? Mari simak detail tugas dan tanggung jawabnya:
1. Memproses Penggajian
Mereka harus memproses dan memastikan gaji karyawan dikirim tepat waktu.
Proses ini bisa sangat memakan waktu dan rentan salah input, apalagi kalau perusahaan Anda punya banyak karyawan.
Pasalnya, HR harus menghitung gaji pokok, pajak, tunjangan, dan potongan. Maka itu, banyak perusahaan menggunakan software payroll otomatis.
- Menghitung gaji pokok dan upah lembur (jika ada)
- Memproses potongan pajak, BPJS, dan asuransi
- Menyetujui dan mengurus reimbursement
2. Memperbarui Kebijakan Perusahaan
Tugas HRD berikutnya adalah memperbarui kebijakan perusahaan agar tetap relevan dengan kebutuhan organisasi dan regulasi pemerintah terkini.
Setelah mengubahnya, HR harus melakukan sosialisasi atas perubahan tersebut agar seluruh karyawan bisa memahaminya.
- Menyusun dan merevisi buku pedoman karyawan (handbook karyawan)
- Memperbarui SOP dan peraturan kerja secara berkala
- Memastikan kebijakan selaras dengan UU Ketenagakerjaan
- Melakukan sosialisasi kebijakan ke semua departemen
3. Merekrut Kandidat Baru
Kebanyakan orang mengira HRD hanya bertugas interview karyawan, padahal itu hanya salah satu tugasnya.
Proses rekrutmen berlansung dalam waktu yang tidak singkat guna menemukan kandidat sesuai kualifikasi.
Tugas ini juga melibatkan departemen lain yang sedang membutuhkan posisi.
- Menyusun deskripsi pekerjaan yang dibutuhkan
- Mempublikasikan lowongan di platform rekrutmen
- Seleksi CV dan surat lamaran (biasanya dengan bantuan sistem ATS)
- Berkoordinasi dengan manajer yang membutuhkan kandidat
Baca Juga: 15 Cara Merekrut Karyawan yang Efektif dan Berkualitas
4. Menyiapkan Jadwal Wawancara dan Onboarding
Tidak hanya bertugas mengunggah iklan lowongan kerja, HR juga yang bertanggung jawab mengatur jadwal wawancara.
Setelah kandidat diterima, onboarding dilakukan agar karyawan baru dapat menyesuaikan diri dengan cepat. Onboarding adalah aktivitas pengenalan bagi karyawan baru terhadap perusahaan, budaya kerja, tugas pokok, dan tim yang akan ditempati.
- Menjadwalkan wawancara dengan kandidat dan manajer
- Menyiapkan materi orientasi perusahaan
- Membantu pengisian dokumen awal kerja
- Mengatur tur kantor dan perkenalan tim
5. Merencanakan Jalur Pengembangan Karier Karyawan
Tugas HRD juga mencakup perancangan jalur pengembangan karier untuk karyawan. Tujuannya untuk mempertahankan talenta berkualitas dan mendorong karyawan mencapai potensi maksimalnya.
- Membuat roadmap pengembangan karier
- Menyusun program pelatihan internal
- Memberi akses ke kursus eksternal atau sertifikasi
6. Menghubungkan Komunikasi antara Manajemen dan Karyawan
Seorang HR dituntut sebagai jembatan komunikasi untuk memastikan pesan dari manajemen sampai ke seluruh tim.
Mereka juga harus menyalurkan masukan dari karyawan ke pimpinan. Fungsi ini penting untuk menjaga transparansi dan kepercayaan.
- Menampung keluhan atau saran karyawan
- Membuat survei kepuasan karyawan
- Mengadakan forum diskusi atau town hall meeting
- Menyampaikan kebijakan baru ke karyawan
7. Mengadakan Pelatihan
Perencanaan pelatihan juga termasuk salah satu tugas HRD. Adanya pelatihan diharapkan dapat meningkatkan keterampilan teknis dan soft skill karyawan.
Untuk hasil yang berdampak, pelatihan harus dibuat tepat sasaran, yaitu dengan mengidentifikasi kebutuhan pelatihan berdasarkan evaluasi kinerja.
- Merancang program pelatihan sesuai kebutuhan
- Menyesuaikan materi pelatihan dengan tujuan bisnis
- Memilih fasilitator internal atau eksternal
- Melakukan pre dan post assessment pelatihan
- Mendokumentasikan hasil pelatihan
- Melakukan evaluasi pasca-pelatihan untuk menilai efektivitas
Baca Juga 12 Jenis Training Karyawan Yang Efektif dan Cara Menyusunnya
8. Mengelola Benefit Karyawan
Benefit adalah salah satu faktor yang berpengaruh terhadap retensi karyawan.
HR yang bertanggung jawab mengelola program benefit, seperti asuransi, BPJS, cuti, insentif, dan fasilitas lainnya.
Komponen benfit ini akan dihitung bersama gaji, sehingga butuh ketelitian dalam mengelolanya.
- Melakukan perhitungan terkait benefit
- Menyediakan fasilitas kesejahteraan (misal gym atau ruang bermain)
- Mendaftarkan karyawan untuk BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan
- Mengelola program bonus dan tunjangan
- Memberikan informasi tentang hak cuti dan kompensasi
9. Memelihara Dokumen Karyawan
Dokumen karyawan harus lengkap, terjaga kerahasiaannya dan mudah diakses saat dibutuhkan.
Bagian yang memelihara dokumen tentu HR. Adapun dokumen yang dikelola meliputi kontrak kerja, data pribadi, catatan evaluasi kinerja, dan dokumen terkait absensi.
Biasanya HR menggunakan aplikasi database karyawan untuk mengelola data karyawan agar bisa diakses secara digital dan mudah dicari berdasarkan filter.
- Menyimpan data kontrak dan perjanjian kerja
- Mencatat hasil evaluasi kinerja
- Memastikan keamanan data pribadi karyawan
- Melakukan audit dokumen secara berkala
10. Memantau Absensi Karyawan
Absensi merupakan data penting yang berkaitan langsung penggajian karyawan. Karena itu, HR harus teliti memantau kehadiran, cuti, dan izin karyawan.
Mungkin terdengar sederhana, padahal tugas HRD satu ini menuntut Anda untuk membaca pola absensi dan untuk meminimalisir kecurangan seperti titip absen.
- Membuat laporan absensi bulanan
- Mencatat cuti tahunan, sakit, dan izin lainnya
- Mengatur sistem lembur dan pengganti hari kerja
- Menggunakan aplikasi absensi karyawan untuk meningkatkan akurasi
11. Menangani Tindakan Disipliner
Ketika ada pelanggaran atau ketidaksesuaian perilaku, HR yang harus mengambil langkah tegas.
Cara ini memastikan agar penanganan tetap objektif dan menjaga agar suasana kerja tetap kondusif.
- Menerima dan menyelidiki laporan pelanggaran
- Memberikan peringatan tertulis atau lisan
- Menyusun rencana perbaikan kinerja (corrective action plan)
- Melibatkan pimpinan jika diperlukan
12. Mengadakan Exit Interview
HR perlu mengundang karyawan yang akan resign untuk exit interview.
Tujuan interview ini guna memahami alasan karyawan keluar. Wawasan ini bisa digunakan untuk memperbaiki lingkungan kerja atau sistem manajemen.
- Menyusun pertanyaan untuk exit interview
- Menjadwalkan exit interview
- Menganalisis alasan turnover
- Mendokumentasikan hasil wawancara
- Memberikan feedback ke manajemen
13. Memantau Kinerja Karyawan
Tugas HRD selanjutnya adalah mengevaluasi kinerja karyawan secara berkala. Sebetulnya tugas ini dilakukan bersama manajer yang berkaitan.
Tujuan melakukan penilaian guna identifikasi kebutuhan pelatihan, tindakan korektif atau promosi karyawan.
- Melakukan review triwulanan atau tahunan
- Memberikan feedback konstruktif
- Menyusun KPI dan target kerja
- Menyimpan hasil evaluasi dalam arsip karyawan
Baca Juga: Contoh Penilaian Kinerja Karyawan serta Indikator & Metodenya [+Template!]
14. Mencegah Retensi Karyawan
Retensi karyawan adalah kemampuan perusahaan dalam mempertahankan karyawan agar tetap bekerja. Retensi yang baik menandakan bahwa karyawan betahh dan loyal terhadap perusahaan.
Karena itu, HR harus menyusun program yang bisa lingkungan kerja yang positif dan membuat karyawan betah.
- Melakukan survei kepuasan kerja
- Memberikan penghargaan atau pengakuan atas kontribusi
- Menyediakan program keseimbangan kerja-hidup (work-life balance)
- Menawarkan peluang pengembangan karier
15. Mendampingi Karyawan Baru
Karyawan baru umumnya membutuhkan bimbingan agar cepat beradaptasi dengan budaya perusahaan.
HR yang perlu turun tangan memberikan pendampingan personal, khususnya selama masa orientasi.
- Menunjuk mentor untuk karyawan baru
- Memberikan handbook dan informasi penting
- Melakukan follow-up selama masa probation
- Membantu menjawab pertanyaan atau kendala awal
16. Memastikan Lingkungan Kerja Sesuai Standar
HR harus memastikan bahwa perusahaan memiliki lingkungan kerja sesuai standar kenyamanan dan keamanan yang berlaku.
Apabila di perusahana ada, HR akan bekerja sama dengan departemen K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) untuk memastikan standar-standar ini berjalan dengan baik.
- Melakukan audit keselamatan kerja berkala
- Menyediakan fasilitas kerja yang ergonomis
- Mengadakan program kesehatan dan kebugaran
- Menyusun kebijakan anti diskriminasi
Mau Tugas HRD Lebih Cepat Selesai? Permudah Pakai Aplikasi HRIS KantorKu
Capek urusin administrasi HRD yang ribet dan makan waktu? Sekarang Anda bisa pakai aplikasi HRIS seperti KantorKu untuk buat semua tugas HRD jadi cepat selesai dan akurat.
Dengan KantorKu, Anda bisa:
- Hitung payroll otomatis & kirim slip gaji langsung ke karyawan
- Pantau absensi dengan GPS dan selfie
- Setujui reimburse hanya dengan 1 klik
- Atur OKR/KPI tanpa batas
- Dapatkan insight data untuk keputusan HR yang tepat
Dengan fitur-fitur ini, tugas HRD bisa selesai 95% lebih cepat tanpa takut salah input atau proses berbelit!
Kalau mau coba rasakan kemudahannya? Langsung saja book demo gratis melalui WhatsApp Kami sekarang!
Mau tugas HRD cepat selesai?


Related Articles

Panduan SIPP BPJS: Fitur, Manfaat, Syarat dan Cara Daftar!

Diklat Adalah: Istilah, Jenis, & 5 Metode yang Umum Dipakai
